Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
16%

84%

Bertekad Membawa Desa Lebih Maju dengan Inovasi

Iip Mulai Tampil di Depan Publik

637
1

CISAYONG – Kandidat bakal calon bupati atau wakil bupati di Pilkada 2020, Iip Miptahul Paoz mulai tampil di hadapan publik. Dia yang menjadi Tenaga Ahli Konsultan Pendamping Wilayah (KPW) 3 Jawa Barat menjadi pemateri dalam Bursa Inovasi Desa (BID) yang diselenggarakan di Objek Wisata Curug Cibadag, Cisayong, Kamis (8/8).Mantan Komisioner KPU Kabupaten Tasikmalaya ini mengajak desa selalu membawa perubahan dengan memanfaatkan potensi desa. Baik dalam bidang infrastruktur maupun pemberdayaan masyarakat. “Kegiatan ini diikuti 86 desa di 10 kecamatan wilayah Tasik Utara Zona 4,” katanya.Kata Iip, kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan desa dari Kecamatan Padakembang, Sukaratu, Cisayong, Sukahening, Jamanis, Rajapolah, Ciawi, Sukaresik, Kadipaten dan Pagerageung. “BID ini menjadi wahana para kepala desa sharing informasi, gagasan dan saling tukar pikiran berinovasi membangun desanya masing-masing,” kata dia.Lanjut dia, inovasi yang bisa digali di antaranya pengembangan infrastruktur, pengelolaan sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat, UKM, wisata, termasuk sumber daya alam. “Alhamdulillah peserta hadir dengan kreativitasnya. Ada yang memperkenalkan potensi sumber daya alamnya seperti olahan kopi dari desa di Kecamatan Kadipaten,” ujarnya.Kemudian, kata dia, memunculkan makanan khasnya dari bahan singkong, aneka kerajinan dan potensi wisata sebagai terobosan inovasi untuk pemasukan pendapatan asli desa (PADes).“Saya menekankan dengan dana desa. Diharapkan para kepala desa tidak terjebak kepada aktivitas atau hanya mencontoh desa lain dengan asal-asalan. Maka dari itu harus punya inovasi,” ujar pria yang berniat mencalonkan diri di Pilkada 2020.Kata Iip, kepala desa itu harus berpikir tentang kemajuan desanya. Kemudian merenung apa yang paling tepat inovasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.“Jadi fenomena itu terjadi seperti pada saat bermunculan SMK. Saya melihat semua SMK jurusannya komputer atau otomotif. Padahal tidak sesuai. Misalnya di daerah pesisir pantai harus ada jurusan kelautan atau di wilayah pertanian ada SMK pertanian, disesuaikan akan lebih bagus,” kata dia.Lanjut dia, kepala desa jangan ragu mencontoh desa di daerah lain yang berhasil mengembangkan potensinya. Sehingga ada kreativitas dan inovasi yang digagas oleh kepala desa untuk kemajuan daerah.“Kepala desa juga harus sering sharing informasi tentang kemajuan desa. Dengan demikian akan lebih kaya referensi dengan sudah menjangkau ke desa di daerah atau provinsi lain,” harapnya.Tambah Iip, yang terpenting dalam penyelenggaraan pemerintahan di semua tingkatan ada Undang-Undang tentang Desa, bahwa desa sebagai ujung tombak pembangunan. “Saya berharap pola penyelenggaraan di pemerintahan desa ini bisa lebih melayani masyarakat sebaik-baiknya,” harap dia.(dik)

loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.