Ikan Bawal Putih Jadi Primadona

363
0
TRANSAKSI. Aktivitas di TPI Pangandaran pada malam hari kembali ramai karena banyak nelayan yang melaut.

PANGANDARAN – Hasil tangkapan nelayan Pangandaran kembali melimpah. Selain udang, ikan kualitas ekspor seperti bawal, tenggiri dan layur juga mendominasi.
Enang(48), nelayan asal Dusun/Desa Pangandaran mengatakan kondisi cuaca mendukung sehingga hasil tangkapan kembali meningkat. “Alhamdulillah sekarang mulai lagi ada tangkapan. Banyak nelayan yang melaut, bahkan tidak cuma siang tapi melaut malam hari,” ungkapnya kepada Radar, kemarin (5/11).
Menurut dia, ikan bawal putih yang harganya tergolong mahal kini mulai banyak tertangkap. “Bawal putih bisa dikatakan ikan primadona yang harganya mahal, tergantung ukuran, ratusan ribu per kilogramnya,” kata dia.
Dia menerangkan harga ikan juga cenderung stabil. Sehingga nelayan tidak dirugikan semenjak Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di bawah pengelolaan KUD Minasari beroperasi.
Sekretaris KUD Minasari Datam Sutarjo mengatakan aktivitas pelelangan ikan kembali ramai. “Siang malam ada aktivitas dengan nilai transaksi cukup besar dari ikan dan udang,” tutur dia.
Pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi perikanan sampai dengan akhir bulan Oktober sudah mencapai angka 74,97 persen dengan pencapaian Rp 1.799.164.773. “Target PAD kita Rp 2,4 miliar, kita optimis dalam dua bulan terakhir ini bisa mengejar,” jelas dia.
PAD sektor perikanan, kata dia, dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Namun demikian, pihaknya mengakui masih ada kebocoran PAD dari nelayan yang menjual hasil tangkapannya di luar TPI. “Persentasenya sedikit tapi masih ada. Mudah-mudahan ke depan semua aktivitas transaksi penjualan hasil laut berada di TPI. Kami juga memohon kesadaran nelayan dan para bakul ikan,” ungkapnya. (nay)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.