IMB Toko Modern di Cikalong Tasikmalaya Disoal

221
0

SINGAPARNA – Perhimpunan Pedagang Pasar Cikalong mengaku keberatan terkait penerbitan izin mendirikan bangunan (IMB) dan izin usaha toko modern (IUTM) terhadap toko modern yang berdekatan dengan pasar tradisional.

Para pedagang bersama tim advokasinya mendatangi Kantor Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kabupaten Tasikmalaya untuk menyampaikan keberatannya, Selasa (14/1).

Baca juga : Kenalkan Pasar Modern Pada Anak-Anak

“Dari audiensi yang telah dilakukan beberapa hari lalu, jelas kita ingin meminta klarifikasi sekaligus menuntut kepada pemerintah untuk mencabut izin yang sudah diterbitkan kepada toko modern yang berdekatan dengan pasar tradisional,” ujar Ketua Tim Advokasi Pedagang Pasar Cikalong Eki Sirojul Baehaqi kepada Radar, kemarin.

Kata dia, apabila izin tersebut sudah terbit itu melanggar peraturan. Pasalnya izin itu tidak dilengkapi dengan dokumen hasil analisis sosial ekonomi dari lembaga independen. Kemudian ada pelanggaran mengenai ketentuan jarak antara pasar tradisional dengan toko modern, yang mestinya itu 2,5 kilometer tapi kenyataannya hanya 350 meter.


“Dalam hal ini pemerintah berargumentasi didasarkan pada Perbup 40 Tahun 2014. Kami analisis ternyata ini (perbup) menjadi akar masalahnya. Perbup yang merupakan kewenangan bupati, ternyata bupati sudah melampaui kewenangannya dengan menerbitkan perbup itu. Makanya ini juga menjadi bagian yang harus disasar, bahwa perbup itu bermasalah,” ujarnya.

“Kami akan audiensi kembali dengan DPRD dan meminta peraturan bupati tersebut dicabut. Kalau pun tidak, kami akan menempuh judicial review untuk mencabut perbup tersebut. Karena perbup ini yang menjadi persoalannya,” katanya.

Menurutnya, perbup ini bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi, baik di tingkat perda atau pun undang–undang. Padahal, ketentuan dalam undang-undang perdagangan itu jelas, bahwa pendirian toko modern itu harus didasarkan pada RTRW dan tidak bisa ditawar menawar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.