Uang dalam Berangkas Senilai Rp 10 Juta Raib

Indomaret Dirampok, Pegawai Ditodong Pistol

870
TUTUP. Indomaret di Jalan Cintaraja Kecamatan Singaparna ditutup sementara usai dirampok komplotan bersenjata, Senin (13/5) DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA

SINGAPARNA – Indomaret di Jalan Raya Cintaraja Kecamatan Singaparna dirampok tiga penjahat bersenjata. Para pegawai ditodong dengan pistol dan dipaksa menyerahkan uang Rp 10 juta rupiah dari dalam berangkas, Minggu (12/5) malam.

Komplotan perampok ini datang ke Indomaret sekitar pukul 22.00, pada waktu itu toko sedang persiapan untuk tutup. Tiba-tiba, tiga orang yang menggunakan dua sepeda motor datang dan langsung menodongkan pistol kepada pegawai yang akan menutup toko. “Saya dan dua pegawai lainnya langsung terkejut dan ketakutan karena perampok itu langsung menodongkan pistol. Kami kira para pelaku ini konsumen yang mau belanja,” ujar Iza Alazhar, salah satu pegawai Indomaret yang ditodong pistol kepada Radar, Senin (13/5).

Selain menodongkan pistol, kata dia, para pelaku mengancam akan menembak apabila tidak menyerahkan uang dalam berangkas. Pelaku menodong dan menyeret pegawai ke ruang berangkas dan memaksa pegawai untuk membuka dan mengambil uangnya yang jumlahnya Rp 10 juta lebih. “Mereka beraksi tidak lebih dari lima menit dan langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor,” terangnya.

Kata dia, para pegawai tidak bisa mengenali ketiga pelaku. Mereka menggunakan masker dan helm ketika menjalankan aksinya. “Beruntung kami tidak dianiaya atau kekerasan lainnya, hanya kami cukup ketakutan karena ditodong pistol oleh salah satu pelaku,” bebernya.

Aksi perampokan dengan kekerasan ini terekam CCTV. Sehingga bisa menjadi alat atau bukti bagi kepolisian untuk mengungkap ketiga pelaku perampokan tersebut. “Menyikapi kejadian ini, kami sudah menurunkan anggota untuk olah TKP,” ujar Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Pribadi Atma SPd MH kepada wartawan, kemarin.

Lanjut dia, CCTV akan menjadi informasi tambahan untuk mengungkap pelaku melalui ciri-ciri fisik, selain keterangan yang dihimpun dari para pegawai Indomaret. “Untuk sementara Indomaret tersebut tidak beroperasi dulu selama proses penyelidikan perampokan ini,” bebernya.

Saat ini, kata dia, pihaknya sudah mengerahkan anggota untuk mencari jejak dan mengejar para pelaku. “Anggota kami sedang mengejar pelaku, kita akan segera tangkap ketiga pelakunya,” paparnya.

Dewi Kurniati (36), salah satu warga sekitar mengaku kaget Indomaret masih digaris polisi. “Ya kaget saja, biasanya jam 08.00-09.00 sudah buka, ini masih tutup, pas tanya ke pegawai katanya ditutup dulu, tadi malam ada perampok masuk,” tuturnya.

Sebagai warga, Dewi meminta polisi segera menangkap para pelaku yang meresahkan masyarakat. “Warga ingin aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah puasa. Tangkap pelakunya, karena kalau Ramadan atau jelang Idul Fitri suka banyak kejadian kejahatan,” ungkapnya.(dik)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.