Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.7%

8.1%

3.5%

23.6%

2.3%

45%

0.1%

16.7%

0%

Indonesia Butuh Pahlawan Pemberantas Kemiskinan

16
0
ZIARAH. Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin saat berziarah ke TMP di Kalibata Jakarta kemarin (10/11).

JAKARTA – Indonesia saat ini membutuhkan pejuang atau pahlawan pemberantas kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan kesenjangan dan sejenisnya. Dan juga pahlawan yang mampu memperjuangkan dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Presiden Joko Widodo usai menjadi inspektur Upacara Ziarah Nasional dalam rangka Peringatan Hari Pahlawan di TMP Kalibata Jakarta, mengatakan seluruh masyarakat Indonesia harus mampu bersama-sama menjaga cita-cita bangsa. Selain itu mampu mengisi dan meneruskan perjuangan pahlawan dengan cara yang berbeda.

“Menjadi kewajiban kita bersama sebagai penerus untuk terus mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan,” katanya, Minggu (10/11).

Dikatakannya, perjuangan yang harus dilanjutkan saat ini adalah berjuang bersama-sama memberantas kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan, kesenjangan dan lainnya

Ia menyebutkan bangsa besar adalah bangsa yang mau menghargai menghormati jasa jasa para pahlawan.

“Kita ingat bahwa para pahlawan telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan negara kita, dan menjadi kewajiban kita bersama sebagai pemerus untuk terus mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan,” kata Jokowi.

Di tempat terpisah, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah Kemendagri Syarifuddin mengatakan setiap Warga Negara Indonesia (WNI) dapat menjadi pahlawan masa kini dengan memperkuat kerukunan dan menjada NKRI.

“Menjadi pahlawan masa kini dapat dilakukan oleh siapa pun warga negara Indonesia dalam bentuk aksi-aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI, seperti menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat mengganggu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoaks, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugikan orang lain, dan sebagainya,” katanya saat menjadi inspektur Upacara dalam peringatan Hari Pahlawan di Halaman utama Kantor Kemendagri.

Menurutnya, menjadi pahlawan masa kini dapat ditujukan dengan prestasi dalam berbagai aspek kehidupan serta bermanfaat dalam kehidupan sosial.

“Jika dahulu semangat kepahlawanan ditunjukkan melalui pengorbanan tenaga, harta, bahkan nyawa, sekarang untuk menjadi pahlawan bukan hanya mereka yang berjuang mengangkat senjata mengusir penjajah tetapi kita juga bisa dengan cara menorehkan prestasi di berbagai bidang kehidupan, memberikan kemaslahatan bagi masyarakat, membawa harum nama bangsa di mata Internasional,” ujarnya.

Tak hanya itu, ia berharap peringatan Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November ini, dapat meningkatkan kesadaran untuk lebih mencintai tanah air dan menjaganya sampai akhir hayat.

“Jangan biarkan keutuhan NKRI yang telah dibangun para pendahulu negeri dengan tetesan darah air mata menjadi sia-sia. Jangan biarkan tangan-tangan jahil atau pihak yang tidak bertanggungjawab merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Jangan biarkan negeri kita terkoyak, tercerai-berai, terprovokasi untuk saling menghasut dan membuat konflik satu sama lain,” tegasnya.

Tak hanya itu ia juga meminta agar peringatan Hari Pahlawan tak hanya dijadikan seremonial belaka, namun perlu dimaknai dan diisi dengan berbagai aktivitas yang dapat menimbulkan rasa nasionalisme dan meningkatkan rasa kepedulian antar sesama.

“Dengan menjadikan diri kita pahlawan masa kini, maka permasalahan yang melanda bangsa dewasa ini dapat teratasi. Untuk itu marilah kita terus berupaya memupuk nilai kepahlawanan agar tumbuh subur dalam hati sanubari segenap insan masyarakat Indonesia. Mari kita maknai Hari Pahlawan ini dengan wujud nyata bekerja membangun negeri menuju Indonesia Maju, sekali lagi jadilah pahlawan masa kini yang membanggakan negeri,” ajaknya.

Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2019 berlangsung khidmat di Halaman utama Kantor Kementerian Dalam Negeri. Upacara diikuti oleh seluruh ASN lingkup Kemendagri tanpa terkecuali. (lan/rls/gw/fin)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.