Industri Jasa Keuangan Tumbuh Stabil dan Positif di 2017

237
0
TPAKD. Pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah dan penandatanganan komitmen Satgas Waspada Investasi Kabupaten Tasikmalaya yang dihadiri bupati Kabupaten Tasikmalaya, Oktober 2017.

TASIK – Otoritas Jasa Keuangan (OJK)mencatat sektor jasa keuangan di Indonesia, termasuk Priangan Timur hingga akhir 2017 terus menunjukkan kondisi yang stabil dengan kinerja intermediasi yang berada pada level positif. Hal ini diungkapkan Kepala OJK Tasikmalaya Asep Ruswandi saat jumpa pers di Kantor OJK Jalan KHZ Mustofa Kota Tasikmalaya, Jumat (22/12).

KAMPUNG INKLUSI. Peresmian Kampung Rancage Sebagai Kampung Inklusi yang dihadiri oleh wali kota Tasikmalaya beserta tamu VIP lainnya, Tasikmalaya 18 Mei 2017.

“Stabilitas sektor jasa keuangan selama 2017 didukung oleh permodalan yang tinggi dan likuiditas yang memadai untuk mengantisipasi risiko dan mendukung ekspansi usaha,” kata Asep.
Data OJK menunjukkan, secara nasional sampai dengan November 2017, CAR perbankan sebesar 23,54%, risk based capital untuk asuransi umum dan asuransi jiwa masing-masing tercatat 310% dan 492%.
“Kinerja intermediasi sektor jasa keuangan nasional juga berada pada level positif, dimana penghimpunan dana di pasar modal telah mencapai Rp 257,02 triliun,” jelasnya.
Sementara intermediasi perbankan sudah mulai tumbuh ditunjukkan angka kredit perbankan sampai dengan akhir November 2017 telah meningkat sebesar Rp 228 triliun sehingga total kredit perbankan secara nasional mencapai Rp 4.605 triliun atau tumbuh sebesar 7,47% yoy.
Lanjutnya, tingkat kredit atau pembiayaan bermasalah secara nasional masih berada di level yang terjaga yaitu sebesar 2,89% untuk perbankan dan 3,08% untuk perusahaan pembiayaan.
Kinerja industri keuangan syariah secara nasional semakin positif. Aset perbankan syariah dan IKNB Syariah terus tumbuh membaik, begitu juga kinerja pasar modal syariah yang terus bergairah.
“Untuk kinerja industri perbankan di wilayah Kantor OJK Tasikmalaya tumbuh seiring dengan pertumbuhan industri secara nasional,” jelasnya.

INKLUSI KEUANGAN. Gebyar Inklusi Keuangan 2017, Tasikmalaya 5 November 2017.

Aset bank umum di wilayah kerja Kantor OJK Tasikmalaya pada triwulan III tahun 2017 meningkat sebesar Rp 1.334 miliar atau meningkat sebesar 5,41% dari periode yang sama di tahun 2016.
Pertumbuhan aset pada bank umum dipengaruhi oleh peningkatan kredit sebesar Rp 1.184 miliar yang didominasi oleh kredit konsumsi. NPL bank umum di wilayah kerja Kantor OJK Tasikmalaya sebesar 2,93 %.
“Sementara aset bank umum syariah di wilayah kerja Kantor OJK Tasikmalaya pada triwulan III tahun 2017 meningkat sebesar Rp275 miliar atau meningkat sebesar 13,90% dari periode yang sama di tahun 2016,” katanya.
Adapun peningkatan aset bank umum syariah dipengaruhi oleh optimalnya fungsi intermediasi dimana penghimpunan dana meningkat sebesar Rp 175 miliar yang didominasi oleh pertumbuhan deposito, sedangkan penyaluran pembiayaan oleh bank umum syariah meningkat sebesar Rp 126 miliar yang didominasi oleh pembiayaan konsumsi.

BANTUAN. Pemberian bantuan ke Ponpes Al Muawanah, Tasikmalaya 19 Maret 2017.

“NPL bank umum syariah di wilayah Kantor OJK Tasikmalaya berada pada posisi 7,27 persen,” ungkapnya.
Aset BPR Konvensional di wilayah kerja Kantor OJK Tasikmalaya pada triwulan II 2017 meningkat sebesar Rp 61 miliar atau meningkat sebesar 6,70% dari periode yang sama di tahun 2016. Peningkatan aset tersebut dipengaruhi oleh pertumbuhan DPK sebesar Rp 39 miliar yang didominasi oleh pertumbuhan tabungan. Sementara untuk kredit meningkat sebesar Rp 45 miliar atau 11,67 % dari periode yang sama di tahun 2016.
“NPL BPR di wilayah kerja Kantor OJK Tasikmalaya berada pada posisi 7,29%,” ungkapnya.
Aset BPR Syariah di wilayah kerja Kantor OJK Tasikmalaya pada triwulan III 2017 meningkat sebesar Rp 13 miliar atau meningkat sebesar 0,22 % dari periode yang sama di tahun 2016. Adapun peningkatan aset tersebut dipengaruhi oleh kredit meningkat sebesar Rp 6 miliar atau 0,13% dari periode yang sama di tahun 2016.

WAWANCARA. Press Conference UN Swissindo, Tasikmalaya 25 Agustus 2017.

“NPL BPR di wilayah kerja Kantor OJK Tasikmalaya berada pada posisi 6,35%,” ujarnya.
Adapaun data pengaduan nasabah per triwulan III tahun 2017 tercatat pemberian informasi sebanyak 45, penerimaan informasi sebanyak 125 dan pengaduan nasabah sebanyak 1.
Acara dan Program Selama 2017
Berbagai acara dan kegiatan telah diselenggarakan oleh Kantor OJK Tasikmalaya selama tahun 2017, antara lain Pertemuan Tahunan Pelaku Industri Jasa Keuangan yang dilaksanakan pada tanggal 1 Februari 2017 di Kota Tasikmalaya yang bertujuan untuk menjaga stabilitas sektor jasa keuangan dan membangun optimisme untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“OJK Tasikmalaya berkomitmen dalam melakukan edukasi perbankan syariah tercermin dari acara Seminar Keuangan Syariah sekaligus memberikan pengarahan Outlook Perbankan Syariah Tahun 2017 yang dilakukan di Pondok Pesantren Darussalam, Kabupaten Ciamis tanggal 28 Februari 2017,” terang Asep.
Tak hanya menjalankan tugas dan fungsi OJK yang sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang No.21 Tahun 2011, Kantor OJK Tasikmalaya juga melakukan bakti sosial sesuai dengan program budaya kerja OJK, salah satunya OJK Peduli dengan memberikan bantuan sosial ke Pondok Pesantren Al Muawanah yang tertimpa musibah kebakaran.

GENCAR. Seminar Keuangan Syariah, Ciamis 28 Februari 2017.

“OJK Tasikmalaya bekerja sama dengan Pemerintah Kota Tasikmalaya dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah dalam rangka mendirikan Kampung Inklusi yang berlokasi di Desa Rancage Kota Tasikmalaya,” ujarnya.
Kantor OJK Tasikmalaya bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, Bank Mandiri dan Satgas Waspada Investasi melakukan press conference terkait investasi ilegal UN Swissindo pada tanggal 28 Agustus 2017.
Pada bulan September 2017 diselenggarakan evaluasi kinerja BPR serta sosialisasi beberapa Peraturan OJK yang telah diterbitkan yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan kompetensi pegawai BPR di wilayah kerja Kantor OJK Tasikmalaya.
Di penghujung tahun 2017, Kantor OJK Tasikmalaya menyelenggarakan Gebyar Inklusi Keuangan yang bertujuan untuk memperluas akses keuangan masyarakat dengan mengenalkan seluruh produk dari industri jasa keuangan di wilayah kerja Kantor OJK Tasikmalaya.
“Dengan banyaknya kegiatan yang dilakukan oleh Kantor OJK Tasikmalaya sampai dengan tanggal 21 Desember 2017 telah menyerap anggaran 98%,” terangnya.
Rencana Kegiatan 2018
Untuk tahun 2018, OJK Tasikmalaya dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Tasikmalaya untuk melanjutkan program kerja TPAKD sehingga tujuan utama dibentuknya TPAKD tercapai.
“Selanjutnya Kantor OJK Tasikmalaya juga akan membentuk Satgas Waspada Investasi di dua wilayah Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Banjar serta akan melanjutkan program Satgas Waspada Investasi di wilayah Kabupaten dan Kota Tasikmalaya dengan efektif diantaranya dengan mengeluarkan himbauan kepada masyarakat terhadap entitas-entitas yang tidak memiliki izin usaha penawaran produk dan penawaran investasi sehingga berpotensi merugikan masyarakat.
Tahun 2018, OJK secara nasional akan melakukan re-branding contact center yang sebelumnya di nomor 1500655 menjadi kontak OJK 157, yang didukung dengan infrastruktur yang lebih andal dan layanan lebih cepat.
Selain itu untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat Priangan Timur maka akan dilakukan berbagai kegiatan edukasi dan sosialisasi secara rutin dan lebih terarah dengan target sosialisasi adalah pelajar, mahasiswa dan profesional yang berada di wilayah kerja OJK Tasikmalaya.
OJK juga akan mengimplementasikan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) secara penuh pada 1 Januari 2018. SLIK merupakan infrastruktur yang sangat penting di sektor jasa keuangan yang dapat digunakan oleh seluruh pelaku industri untuk memitigasi risiko, khususnya risiko kredit sehingga dapat membantu menurunkan risiko kredit bermasalah. Selain itu keberadaan SLIK juga mampu mendukung perluasan akses kredit atau pembiayaan. (na)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.