Ingin Menang Telak di Kota Tasikmalaya

140

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TASIK – Tasikmalaya memang menjadi barometer nasional dalam Pilpres kali ini. Untuk itu, capres nomor urut 01 Joko Widodo direncanakan hadir ke Kota Ta­sik­­malaya pada Desember 2018.

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Koalisi Indonesia Kerja Kota Tasikmalaya Muslim SSOs MSi menjelaskan capres Jokowi akan menyapa warga Tasikmalaya pada akhir tahun ini, sekaligus meresmikan rencana pembangunan Tol Bandung-Tasikmalaya. “Itu salah satu prioritas pembangunan beliau untuk Jabar Selatan.

Maka beliau akan hadir ke Tasik,” ujarnya usai deklarasi tim pemenangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin di sekretariat pemenangan Jalan Siliwangi, Tawang, Kota Tasikmalaya tadi malam.

Untuk itu, pihaknya akan segera melakukan persiapan dengan semua anggota tim koalisi. Dalam menyambut kedatangan orang nomor satu di Indonesia tersebut. ”Beliau sudah siap datang ke Tasik, maka akan kita persiapkan segala sesuatunya,” papar Muslim.

Sementara itu, kata dia, TKD Koalisi Indonesia Kerja Kota Tasikmalaya menargetkan raihan suara Pilpres 2019 melebihi 60 persen. Sesuai target nasional yakni 70 persen bagi pasangan Joko Widodo – Maruf Amin. ”Saat ini kalkulasi perhitungan suara di DPRD baru sampai 60 persen suara untuk pasangan tersebut. Saya optimis, kekuatan 9 partai koalisi bisa menang telak di Kota Santri,” ungkapnya.

Menurutnya, seluruh direktur TKD telah diberikan surat keputusan (SK) berikut poin-poin hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) beberapa waktu lalu di Surabaya. Salah satunya tim koalisi harus terjun ke masyarakat bergerilya menyosialisasikan visi misi pasangan Jokowi-KH Ma’ruf.

Mewakili TKD Jawa Barat Memo Hermawan mengaku bangga, dan melihat antusias TKD Kota Tasikmalaya sangat serius dalam memenangkan Jokowi-KH Ma’ruf. ”Anggota legislatif di sini (Kota Tasik, Red) 60 persen berada di koalisi kita, saya yakin Tasik basis KH Ma’ruf Amin, jadi Jabar reug-reug punya Kota Tasik di Pilpres mendatang,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Dewan Pengarah TKD Kota Tasikmalaya H Budi Budiman ingin mengembalikan kemenangan 4 tahun ke belakang. Dimana, kemenangan diraih Joko Widodo di Pilpres 2014. “Untuk mengembalikan kemenangan itu, tergantung kerja keras 9 parpol. Bukan selaku kader partai, tapi tanggung jawab kita dalam mensyukuri pembangunan beliau yang penuh terobosan,” beber Budi.

Dia mengakui selaku inkumben kerap mendapat serangan dari lawan politik, ketika hendak melaju di periode kedua. Untuk itu, pihaknya meminta keseriusan koalisi dalam menyosialisasikan keberhasilan pembangunan Joko Widodo terhadap masyarakat. “Secara proporsional, 9 koalisi parpol itu menjadi pertaruhan berhadapan dengan 4 koalisi parpol. Tanggung jawab kita, untuk menyosialisasikan keberhasilan pembangunan Jokowi,” jelasnya.

Budi merinci beberapa pembangunan yang telah digulirkan terhadap wilayah Jawa Barat Selatan dan sekitarnya. Mulai dari Bandara Wiriadinata, bendungan, serta beberapa rencana pembangunan seperti tol sepanjang 263 kilometer dari Bandung hingga Cilacap. Kemudian pemangkasan birokrasi perizinan hingga bantuan bagi pasar tradisional.“Dan itu sudah ada rencana pembangunannya di pusat. Sebagai bentuk perhatian terhadap infrastruktur dan kecepatan aksesibilitas masyarakat Jabar Selatan,” paparnya. (igi)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.