Ini 3 Desa di Garut yang Rawan Narkoba

41
0
RILIS. BNN Kabupaten Garut saat press release akhir tahun tahun 2020 di kantor BNN Garut. yana taryana / rakyat garut
Loading...

TAROGONG KIDUL – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Garut menyebutkan tiga desa di Garut rawan peredaran narkoba. Ketiga desa itu yakni Desa Langensari di Kecamatan Tarogong Kaler, Kelurahan Pakuwon dan Ciwalen di Kecamatan Garut Kota.

“Di Langensari kami menemukan dua kasus. Dengan warga yang terlibat sebanyak tiga orang,” kata Kepala BNN Kabupaten Garut Irzan Haryono kepada wartawan saat press rilis akhir tahun 2020 di Kantor BNN Garut, Selasa (15/12).

Sedangkan untuk di Pakuwon, kata dia, terdapat tiga perkara dan melibatkan tiga warga. Sedangkan di Kelurahan Ciwalen, terdapat tujuh perkara yang melibatkan sembilan orang. Pihaknya pun akan terus berupaya untuk melakukan pencegahan di wilayah tersebut.

Baca juga : Atap SDN Babakan Loa 2 Pangantian Garut Ambruk, Usianya Puluhan Tahun

Irzan menerangkan selama tahun 2020, BNN Garut tidak banyak melakukan penindakan dan pengungkapan narkoba.

Loading...

Pihaknya terus melakukan pencegahan. Karena secara data, kasus narkotika di Garut tak terlalu mengkhawatirkan. Namun penyalahgunaan narkotika masih tetap mengancam.

“Kewaspadaan tetap harus ada. Terutama untuk keluarga memerhatikan kondisi di lingkungannya,” ujarnya.

Sementara kasus tindak pidana narkoba yang diungkap selama 2020 yakni perkara narkotika jenis ganja. Dengan tersangka berinisial DJ (25) yang menjadi kurir atau pengedar. “Dari DJ kami temukan barang bukti ganja sekitar 175 gram,” paparnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.