Ini Alasan DI Unggah Status di FB yang Dinilai Melecehkan Profesi Guru

565
0
Dede Iskandar diamankan si Mapolres Garut/Ist
Dede Iskandar diamankan si Mapolres Garut/Ist

DI, pemilik akun Facebook yang dinilai menghina profesi guru mengaku postingan itu dibuat lantaran ia kesal karena sekolah tak kunjung dibuka. Padahal ia sudah membeli peralatan sekolah untuk ketiga anaknya.

Kekesalan itu karena uang untuk membeli peralatan sekolah sebesar Rp 1 juta ia dapat dari hasil meminjam ke bank keliling atau rentenir. Hal itu terpaksa dilakukannya karena sudah lima bulan ia tak bekerja karena pandemi Covid-19.

“Saya dapat kabar dari guru di kampung kalau sekolah masuk tanggal 13 Juli. Anak-anak sampai nangis karena ingin baju dan tas baru,” ucapnya di hadapan polisi.

Dirinya yang sudah tidak bekerja sebagai sopir pariwisata pun terpaksa meminjam uang untuk membeli peralatn sekolah anak-anaknya.

“Anak paling besar SMA, yang dua masih SD. Anak yang di SD nangis ingin seragam baru buat sekolah. Setelah dibeliin, sekolahnya nggak dibuka,” ucapnya.


Kondisi itu membuat dirinya kesal, sehingga menulis status yang diunggahan di akun Facebook miliknya. Ia tak menyangka ketikan jari tangannya itu malah berujung masalah hingga harus dilaporkan ke polisi.

Dede menyesali perbuatannya dan meminta maaf kepada seluruh guru di Indonesia, khususnya Garut atas postinganya. “Saya menyesal karena tak sangka akan seperti ini. Saya minta maaf atas kekhilafan ini,” paparnya. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.