Ini Bentuk Tanggung Jawab, Organisasi Penggerak Dongkrak Mutu Sekolah

243
0
BELAJAR MENGAJAR. Kepala SD Laboratorium UPI Tasikmalaya Andi Utama MPd dan guru memberikan wawasan tentang Bhineka Tunggal Ika kepada siswa kelas V Rabu (11/3).
BELAJAR MENGAJAR. Kepala SD Laboratorium UPI Tasikmalaya Andi Utama MPd dan guru memberikan wawasan tentang Bhineka Tunggal Ika kepada siswa kelas V Rabu (11/3).

TASIK – Sejak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meluncurkan Merdeka Belajar volume ke-4, yakni tentang organisasi penggerak.

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Tasikmalaya berharap keberadaan organisasi penggerak dapat mendorong terwujudnya pemerataan kualitas pendidikan.

Ketua PGRI Kota Tasikmalaya Bangbang Hermana SPd MPd mengatakan program organisasi penggerak ini dapat melibatkan organisasi masyarakat, tokoh masyarakat, hingga orang tua untuk berkontribusi pada dunia pendidikan sehingga munculnya Sekolah Penggerak.

“Kita menyambut positif program itu (organisasi penggerak, Red), karena konsep ini mampu menciptakan murid yang semangat belajar, guru semangat mengajar, sekolah miliki fasilitas wajar dan wali murid mau bayar. Hal itu yang bisa menggerakkan sekolah,” katanya kepada Radar, Rabu (11/3).

Baca Juga : 360 Siswa SMA Ikuti Tes Seleksi Paskibraka Kabupaten Tasik 2020

Menurut Bangbang, adanya organisasi penggerak dapat mengarah pada peningkatan kualitas guru dan kepala sekolah dalam mengaplikasikan model-model pembelajaran efektif dalam meningkatkan kualitas hasil belajar siswa.

“Intinya program organisasi penggerak dapat berdampak pada pendidikan yang membawa perubahan pada siswa atau guru. Dari buruk menjadi baik atau dari malas menjadi semangat. Itu yang dapat meningkatkan kebaikan pendidikan kita atau organisasi penggerak,” ujarnya.

Program organisasi penggerak ini akan diintegrasikan dalam skala lebih besar. Targetnya hingga 2022 pemerintah akan meningkatkan kompetensi 50 ribu guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan dari di 5.000 PAUD, SD, dan SMP.

“Semoga program organisasi penggerak ini mampu mendorong munculnya ribuan Sekolah Penggerak. Sekolah ini nantinya diharapkan berkembang dan mampu menggerakkan sekolah lainnya, secara terus menerus,” katanya.

Senada, Kepala SD Laboratorium UPI Tasikmalaya Andi Utama MPd mengatakan, program organisasi penggerak yang diluncurkan oleh Kemendikbud untuk menginisiasi Sekolah Penggerak memiliki empat komponen. Komponen tersebut telah dilakukan oleh SD Laboratorium UPI.

Pertama, kepala sekolah memahami proses pembelajaran siswa dan mampu mengembangkan kemampuan guru dalam mengajar. Kedua, guru berpihak kepada anak dan mengajar sesuai tahap perkembangan siswa.

Ketiga, siswa menjadi senang belajar, berakhlak mulia, kritis, kreatif, dan kolaboratif (gotong royong).

Keempat, terwujudnya komunitas penggerak yang terdiri dari orang tua, tokoh, serta organisasi kemasyarakatan yang diharapkan dapat menyokong sekolah meningkatkan kualitas belajar siswa.

“Kita sudah menerapkannya, khususnya dalam pengembangan kompetensi guru. Terdiri dari dua komponen kegiatan secara internal UPI sendiri dan eksternal bersama dengan Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya,” katanya.

Baca Juga : Mahasiswa Unper Tasik Harus Melek Politik

Pengembangan kompetensi ini terkait kompetisi pedagogik, penggunaan media pembelajaran berbasis digital dan pengembangan program khusus lainnya.

Sebagai evaulasi guru, pihaknya melaksanakan pertemuan tiap semester di Bandung. Selain itu, memberikan arahan untuk memanfaatkan kelompok kerja guru (KKG).

Di forum KKG, kata ia, membahas kendala dalam pembelajaran sehingga mampu mencari solusi bersama-sama, meningkatkan kemampuan karya ilmiah dan penggunaan media yang terbarukan.

“KKG itu tempat sharing dan penyelesaian problem,” katanya.

Tambah Andi, program organisasi penggerak diharapkan bisa terwujud dengan baik.

”Kurangi kompetisi, perbanyak kolaborasi dalam pengembangan sekolah. Hal itu sesuai dengan yang dikatakan Gubernur Ridwan Kamil,” ungkapnya. (riz)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.