Ini Identitas Perempuan Muda yang Ditemukan Ngambang di Bawah Jembatan Sungai Ciwulan Tasik

13304
0
Loading...

KOTA TASIK – Teka-teki identitas mayat wanita yang ditemukan warga diantara bebatuan di Bawah Jembatan Sungai Ciwulan, Desa Margalaksana, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (2/1) sore akhirnya terungkap.

Korban diketahui seorang ibu rumah tangga Nita Warsita berusia 27 tahun, warga Kampung Gunung Lingga, RT3, RW12, Kelurahan Cibeuti, Kecamatan Kawalu, Kota Tasik.

Informasi yang radartasikmalaya.com himpun di lapangan, korban hilang dari rumahnya sejak Selasa (31/12) dini hari. Saat itu korban meninggalkan rumahnya dalam kondisi sakit.

Identitas korban terungkap setelah jenazah tiba di Kamar Mayat RSUD dr Soekarjdo dan dilakukan cek sidik jari oleh Satreskrim Polres Tasikmalaya.

Setelah pihak Polres menghubungi pihak keluarga korban, ternyata memang benar bahwa jenazah itu adalah Nita yang hilang sejak Selasa lalu. Hal ini dibenarkan Ketua RT3, Oman Abdul Rohman.

“Ya korban adalah warga saya. Korban hilang sejak Selasa lalu. Saat itu kondisinya sakit typus dan demam tinggi. Diketahui dari tanda di keningnya, gigi dan telapak kakinya,” ujar dia yang ditemui di RSUD dr Soekarjdo, Jumat (3/1) Dini Hari.

Terang dia, pihak keluarga korhan sempat menyebarkan informasi berita kehilangan melalui media sosial.

Loading...

Namun tak kunjung mendapatkan irformasi. “Selasa Dini Hari (sebelum tahun baru, Red) hilangnya sekitar pukul 03.00 WIB,” terangnya.

“Pihak keluarga tak mengetahui mengapa korban sampai keluar dari rumahnya dalam keadaan sakit. Tiba-tiba hilang saja tak ada di rumahnya. Korban punya anak 2. Anak pertamanya sudah sekolah, dan yang bungsu usianya baru 1,5 tahun,” sambungnya.

Dia menambahkan, kesehariannya korban adalah ibu rumah tangga. Suaminya kerja jadi buruh sebagai tukang sablon dan konveksi. “Pihak keluarga sudah menerima bahwa kejadian ini adalah musibah,” tambahnya.

Usai dilakukan pemulasaraan, jenazah korban langsung dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan di kampungnya.

Hasil visumnya, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan pihak keluarga sudah menerima kejadian ini sebagai takdir serta enggan dilakukan otopsi.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.