INNALILLAHI.. 901 ODGJ di Kota Tasik, 4 Dipasung

7463
1
radartasikmalaya.com
Ilustrasi/ Net

KOTA TASIK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya mencatat per November 2020 terdapat 901 kasus orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) berat di wilayahnya. Beberapa dari mereka masih belum mendapatkan akses pelayanan kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Tasik, Uus Supangat mengatakan, masalah kesehatan di Kota Tasikmalaya saat ini bukan hanya pandemi Covid-19. Di luar pandemi, kasus ODGJ juga masih relatif tinggi.

Ia menyebutkan, hingga saat ini di Kota Tasikmalaya tercatat ada 901 kasus ODGJ berat.

“Jadi cukup banyak. Kita target 2021 harus kita tuntaskan yang kasus pasung,” katanya kepada wartawan, Senin (30/11) sore.

Terang dia, masih ada ODGJ yang dipasung di Kota Tasik. Berdasarkan data yang dimilikinya, setidaknya terdapat empat ODGJ yang masih dipasung oleh keluarganya.

Namun, menurut dia, angka itu terus mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

Uus menjabarkan, pada tahun lalu ODGJ yang masih dipasung mencapai 38 kasus. Angka itu terus mengalami penurunan hingga saat ini.

Ia menargetkan, hingga akhir 2020 nanti pihaknya sudah bisa menuntaskan kasus pasung ODGJ di daerahnya.

“Kita tersisa empat kasus pasung yang harus kita bebaskan. Harapan kami di akhir 2020 ini semua selesai,” bebernya.

Uus menjelaskan, penanggulangan kasus ODGJ tidak bisa hanya ditangani oleh dinas kesehatan. Dalam pemulihan pasien ODGJ, ada fase pemulihan psikososual agar mereka bisa produktif secara sosial dan ekonomi.

“Jadi butuh kerja sama dalam penanggulangan ODGJ. Setelah pulang, kan harus ditanggulangi supaya mereka benar-benar pulih. Setelah pulih, harus kita beri keterampilan. Ini butuh kerja sama dengan seluruh pihak,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.