Innalillahi, TKI Asal Pakusamben Meninggal di Taiwan

19

CIREBON – Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKI asal Desa Pakusamben, Kecamatan Babakan, Tamari dikabarkan meninggal dunia di Taiwan. Korban meninggal setelah menjalani perawatan medis selama dua minggu di RS setempat.

Informasi meninggalnya korban diterima pihak keluarga pada Senin (17/12). Saat itu, keluarga menerima informasi dari salah satu rekan korban yang berada di Taiwan, yang mengabarkan bahwa korban yang sebelumnya tidak sadarkan diri selama dua minggu, sudah dinyatakan meninggal dunia oleh tim dokter.

“Pihak keluarga dapat informasi meninggalnya hari Senin kemarin. Saat ini, jenazah korban masih berada di Taiwan dan menunggu proses-proses selanjutnya untuk pemulangan ke tanah air,” ujar Aktivis KCBI Doni Suroto Kusnadi saat ditemui Radar Cirebon.

Pihak keluarga meminta kepada Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri, BNP2TKI, pihak agency di Taiwan, dan instansi terkait agar membantu dan mempermudah proses pemulangan jenazah korban agar bisa disemayamkan dan dikubur di tanah air.

“Selain itu, kami juga memohon agar hak-hak korban selama bekerja di sana bisa diberikan. Dan meminta proses pemenuhan hak asuransi korban,” imbuhnya.

Korban sendiri menurut Doni, berangkat ke luar negeri pada tahun 2016. Saat itu, korban berangkat menjadi buruh migran karena ingin memperbaiki nasib keluarga dan untuk bekal di masa depan.

“Dari informasi yang kita terima, korban diduga terkena penyakit lupus, tapi kita juga belum tahu karena belum ada informasi resminya. Mudah-mudahan semua usahanya dipermudah dan diberikan kelancaran sampai proses pemulangan,” jelasnya.

Sementara itu, perwakilan kerabat korban, Rahmat kepada Radar Cirebon menuturkan, jika pihak keluarga saat ini sudah menggelar doa bersama dan tahlil untuk mendoakan korban.

Selain itu, pihak keluarga saat ini meminta agar hak-hak korban bisa diberikan. Dan yang terpenting, jenazah korban bisa segera dipulangkan. (dri)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.