Insentif Petugas Pemulasaraan RSUD Kota Tasik Belum Cair, Ini Sebabnya..

83
0
PROTES INSENTIF BELUM CAIR
Petugas pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, menggunakan APD yang bertuliskan curhatan mereka, Kamis (20/08). istimewa for radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Para petugas pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 di RSUD dr Soekardjo, Kota Tasikmalaya, masih belum menerima insentif atas pekerjaan mereka selama masa pandemi Covid-19.

Insentif yang awalnya dijanjikan akan cair pada Senin (24/08) lalu, ternyata harus ditunda lantaran masalah administrasi.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Tasikmalaya, Uus Supangat mengatkan, pihaknya menerima laporan dari manajemen RSUD bahwa belum bisa menyalurkan insentif kepada petugas pemulasaraan.

Sebab, pihak RSUD harus menyiapkan payung hukum untuk pencairan insentif terlebih dahulu.

“Pihak rumah sakit tak ingin mengeluarkan anggaran dengan serampangan,” katanya kepada wartawan, Kamis (27/08).

“Karena itu harus ada legal standing-nya untuk mekanisme dan besaran insentif yang diberikan. Jadi ada penundaan dari semula mau dibayar Senin,” sambungnya.

Uus menerangkan, penundaan ini terjadi semata-mata karena alasan administrasi.

Sebab, harus dipastikan terlebih dahulu orang yang berhak menerina dan besaran insentif yang akan diberikan.

Menurut dia, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasik akan terus berkoordinasi dengan manajemen RSUD dr Soekardjo agar aturannya dapat cepat diselesaikan.

“Kita harap minggu ini sudah selesai, sehingga bisa cepat cair dan tidak ada masalah di kemudian hari nanti terkait pembayarannya,” terangnya.

Menurut Uus, insentif untuk petugas pemulasaraan jenazah Covid-19 RSUD dr Soekardjo awalnya akan diambil dari anggaran manajemen rumah sakit.

Namun ada juga rencana untuk dianggarkan dari biaya tak terduga (BTT) APBD Pemkot Tasikmalaya.

Dengan adanya penundaan pencairan insentif, Uus meminta para petugas tetap menjalankan tugasnya dengan baik. Pihaknya akan terus berusaha agar insentif itu dapat segera dicairkan.

“Kita inginnya minggu ini dapat terselesaikan. Namun, meski tertunda, ini sudah mendapat atensi khusus dari Wali Kota,” tukasnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.