Soal Kasus Dugaan Penyelewengan Dana di Desa Balokang

Inspektorat Kota Banjar Masih Melakukan Audit

13

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

BANJAR – Inspektorat Kota Banjar masih melakukan audit investigasi terkait kasus dugaan penyelewengan dana di Desa Balokang Kecamatan Banjar.

Investigasi atas per­min­taan Tipikor Polres Banjar itu untuk memberikan data dukung penguatan penetapan tersangka oleh kepolisian.

“Kami masih berproses untuk audit investigasi. Hingga saat ini belum finalisasi berapa jumlah kerugian negaranya. Calon tersangka yang kami periksa banyak berbelit sehingga menganggu kelancaran waktu peme­riksa­an,” kata Inspektur Kota Banjar Ojat Sudrajat di ruang kerjanya Kamis (8/11).

Ojat menjelaskan audit investi­gasi merupakan proses mencari, menemukan dan menganalisis serta meng­evaluasi bukti-bukti secara sistematis oleh pihak yang kompeten untuk meng­ungkap­kan fakta-fakta yang ada tentang indikasi tindak pidana korupsi atau ada yang tidaknya penyim­pangan.

“Kita saat ini masih audit investi­gasi, belum ke arah audit jumlah kerugian negara. Kemung­kin­an selesai hingga audit penen­tuan jumlah nilai kerugian negara bulan ini Insyallah,” ujar Ojat.

Sebelumnya, Kapolres Banjar AKBP Matrius menje­las­kan Tipikor Polres Banjar me­nemu­kan penyimpangan dana yang dikelola oleh desa sebesar Rp 300 juta lebih.

Pihaknya sudah mengantongi dua aparat Desa Balokang yang diduga sebagai pelaku dugaan tindak korupsi.

“Kita tinggal menunggu hasil audit dari Inspektorat untuk menetapkan status kedua terduga itu menjadi tersangka,” ujar Kapolres. (cep)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.