3 Spanyol vs Swedia 0

Insting Sang Kapten

6
Sergio Ramos

MADRID – Sergio Ramos terus menunjukkan kehebatannya menjebol gawang. Korban terbaru kapten Tim Nasional Spanyol itu adalah Swedia. Tiga gol dalam empat laga internasional terakhir menunjukkan insting pembunuh (killer) yang dimilikinya.

Kapten Real Madrid itu memimpin Spanyol menggasak Swedia tiga gol pada laga keempat Gruf F Kualifikasi Piala Eropa 2020. Lewat titik penalti di menit ke-64, ia menjadi pencetak gol pembuka Tim Matador di Santiago Bernabeu, dini hari kemarin.

Bek berusia 33 tahun itu punya kesempatan mencetak gol keduanya ketika Spanyol kembali mendapat hadiah tendangan 12 pas di menit ke-85. Akan tetapi, kesempatan menjadi algojo ia berikan kepada Alvaro Morata. Satu gol La Puria Roja lainnya dilesakkan pemain muda, Mikel Oyarzabal, di menit ke-87.

Selain memperbaharui rekornya sebagai pemain dengan jumlah kemenangan laga internasional terbanyak, yakni 113 pertandingan, Ramos juga mempertegas statusnya sebagai salah satu mesin gol Spanyol. Saat ini, eks pemain Sevilla itu total telah melesakkan 20 gol.

Dalam daftar top skor sepanjang masa Spanyol, Ramos yang mengantongi 165 caps berada di posisi ke-11. Catatan itu jelas sangat luar biasa mengingat Ramos adalah seorang pemain bertahan. Dengan kondisi fisik yang masih sangat bagus, ia tentu bisa terus marangsek ke atas, mengingat ia kini hanya berjarak sembilan gol dari lima besar pemain tersubur juara Piala Dunia 2010 itu.

Asisten manajer Spanyol, Robert Moreno pun tak sungkan memuji Ramos yang tahun ini kemungkinan akan memecahkan rekor Iker Casillas sebagai penampil terbanyak timnas Spanyol. Dengan 165 caps, Ramos saat ini hanya berselisih dua laga dari Saint Iker.

“Dia adalah pemimpin kunci dalam tim ini. Kalian melihat itu malam ini. Dia adalah contoh nyata bagi para pemain muda. Merupakan kesenangan tersendiri untuk melibatkan dia dengan tim nasional,” puji Moreno dikutip dari Football Espana.

Berkat kepemimpinan hebat Ramos, Spanyol kini mantap di puncak klasemen Grup F. Mengoleksi poin sempurna, 12, juara Piala Eropa 2008 dan 2012 itu unggul lima poin di atas Rumania dan Swedia.

Terlepas dari superioritas timnya, Moreno yang menggantikan pelatih Luis Enrique sebagai pengendali Spanyol tetap merendah. Ia bahkan memuji Swedia yang baru saja mereka libas dengan statistik yang luar biasa timpang. “Swedia adalah lawan yang sulit,” tandasnya.

Tak hanya pelatih dan Ramos, bomber muda Spanyol, Mikel Oyarzabal, juga berbahagia pascalaga di ibu kota. Striker Real Sociedad itu menyebut gol internasional pertamanya untuk Spanyol adalah mimpi yang jadi kenyataan.

Sekadar diketahui, ini adalah penampilan perdana pemain berusia 22 tahun itu di level timnas senior. Penyerang asal Basque itu dipanggil ke timnas setelah tampil mengesankan dengan mencetak 14 gol untuk La Real pada 2018/2019. (amr/fin)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.