Intervensi Kemajuan Pendidikan Madrasah

320
0
Loading...

CIJULANG – Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata siap mengintervensi dalam mewujudkan pendidikan madrasah yang hebat melalui honor para guru dan pembangunan sarana dan prasarana.

“Output dari madrasah sangat luar biasa. Maka dari itu, baik sarana dan prasarana serta gurunya harus bagus,” ungkapnya kepada wartawan, Rabu (9/5).

Menurut dia, guru honorer di lingkungan kemenag yang berjumlah 650 orang akan didorong supaya mendapatkan honor setara honorer di lingkungan pemerintah.

“Kalau 1,2 juta sudah jelas. Tapi kita ingin lebih dari itu untuk para guru honorer,” ujarnya.

Pihaknya juga akan mengintervensi untuk merehab sekolah dengan anggaran di kisaran Rp 50-Rp 100 juta.

Loading...

“Kalau ada 90, minimal 30 sekolah yang akan kita intervensi setiap tahun. Kita juga ada program pesantren kita akan masukkan ke sana,” tuturnya.

Pendidikan agama di Pangandaran, kata dia, harus dilakukan dengan cara hebat. Kalau tidak semuanya akan tertinggal dari daerah lain.

“Karena percepatan perkembangan wisata cukup luar biasa. Tanpa diimbangi pendidikan yang luar biasa ini sangat berbahaya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Pangandaran Cece Hidayat mengatakan bahwa dirinya sangat mendukung rencana intervensi dari Pemkab Pangandaran untuk memajukan pendidikan agama.

“Di madrasah itu perpaduan antara pendidikan agama dan sekolah umum. Itu hebatnya. Namun, sayang sekali sarana madrasah masih banyak yang kurang dan kondisi bangunannya rusak dan saya harap bantuan bupati lewat Pangandaran hebat bisa membuat pendidikan agama jadi semakin hebat,” tuturnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.