Investasi Ilegal Mengganggu Pembangunan

11

CIAMIS – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya mengajak masyarakat mewaspadai maraknya investasi ilegal. Imbauan tersebut dilakukan OJK saat seminar bertema Strategi Menangkal Investasi Dana Trik Cerdas Berinvestasi di Gor KPRI Muslimat Dusun Ciilat Desa/Kecamatan Sukadana Rabu (28/11).

Pembicara seminar tersebut adalah Anggota DPR-RI Komisi XI dari Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsudin SH LL M dan Kasubag Pengawasan Pasar Modal dan INKB Kantor OJK Tasikmalaya Ngapon.

Tujuan seminar tersebut, kata Ngapon, yaitu agar masyarakat mewaspadai investasi bodong yang saat ini marak. “Kami ajak kepada mereka itu bagaimana cara investasi keuangan yang legal dan logis,” jelas Ngapon saat dihubungi Radar.

Masyarakat harus mengetahui tentang ciri-ciri investasi ilegal. Diantaranya, kegiatan investasi yang tidak dilengkapi dengan dokumen perizinan yang sah dan gembar-gembor penawaran investasi berbunga tinggi. Itu membuat masyarakat mudah tergiur. Apalagi yang belum memahami investasi.

“Kami ingatkan (masyarakat, Red), waspadai investasi ilegal, investasi di lembaga yang resmi dan legal,“ terangnya.

Efek investasi ilegal membuat ketidakpercayaan dan citra negatif terhadap produk keuangan, menimbulkan potensi instabilitas (korban yang cukup besar) dan mengganggu proses pembangunan.

Anggota DPR RI Komisi XI dari Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsudin SH LL M menyampaikan bahwa investasi bodong itu merupakan penipuan. Masyarakat saat ini banyak yang tergiur. Mereka tertipu. Uang miliaran dibawa kabur para pelaku investasi bodong tersebut.

“Makanya saya sebagai narasumber mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak tergiur investasi bodong tersebut, namun investasi yang benar-benar di lembaga sah dan aturannya jelas sesuai undang-undang yang berlaku,“ imbaunya. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.