Investor Asing Lirik Vietnam Ketimbang Indonesia

25
0

JAKARTA – Pemerintah Indonesia saat ini tengah gencar untuk mendatangkan investasi asing ke Indonesia. Upaya itu dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi mencapai target 5,6 persen di 2020.

Namun harapan tersebut tidak semudah membalikkan telapak tangan sebab banyak faktor yang harus dibenahi pemerintah. Indonesia harus belajar banyak dari negara Vietnam yang mampu banjir investor asing.

Ada beberapa alasan kenapa investor asing lebih senang melakukan investasi di Vietnam, karena sebagian besar dikuasai negara. Inilah yang disukai investor asing karena mendapatkan kemudahan.

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Hendri Saparini menuturkan sejumlah alasan Vietnam lebih disukai investor asing.

“Di Vietnam itu tidak ada ISO (Intenational Organization for Standardization) soal permasalahan tanah karena semua tanah di sana dikuasai negara. Jadi investor tinggal sewa saja, dan pemerintah juga tinggal naikkan sewanya di beberapa lokasi strategis,” ujar Hendri Minggu (21/7).

Lanjut Hendri, pemerintah Vietnam juga selalu konsisten dan fokus dalam setiap program pembangunan infrastrukturnya. Seperti dalam beberapa waktu terakhir, negara tersebut mengembangkan infrastruktur fokus untuk industri manufaktur dan peningkatan pariwisata.

Kemudahan yang diberikan negara Vietnam bagi investor asing juga diakui oleh Menteri Keuangan (Kemenkeu) Sri Mulyani. Dia mengungkapkan ada beberapa alasan investor lebih senang menanamkan modal di Vietnam. Salah satunya adalah pengenaan Pajak Penghasilan (PPh) badan yang terkecil di kawasan ASEAN yaitu sekitar 20 persen.

Tak hanya itu, kata Sri, pemerintah Vietnam juga memiliki kebijakan fiskal khusus untuk daerah tertinggal. Negara itu, menggunakan pemotongan tarif PPH sebesar 3 persen di bawah tarif biasa yaitu 17 persen. Bahkan untuk daerah yang sangat tertinggal diberikan pemotongan hingga separuhnya yaitu 10 persen.

“Kami untuk hal ini belum memiliki kecuali untuk urusan perusahaan IPO (ada pemotongan tarif pajak),” kata Sri Mulyani.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) di hadapan para tamu asing dalam pertemuan Forum Ekonomi Dunia untuk Asia Timur (World Economic Forum On East Asia/WEF-EA) ke-24 di Hotel Shangri-La, Jakarta Senin (20/4) lalu, meyakinkan untuk tidak ragu melakukan investasi di Indonesia. Pemerintah Indonesia akan memberikan kemudahan dan keuntungan yang luar biasa. (din/fin)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.