Pemkab Minta Konpensasi Pemindahan Lima OPD ke Singaparna

Investor Minati Kantor Setda Lama

339
0
KOMPAK. Dirut PDUP Kabupaten Tasikmalaya Asep Supratman (kanan) bersama General Manager PT MKUA Mulsani (tengah) siap investasi di Setda lama, Kamis (3/5).

SINGAPARNA – Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Tasikmalaya lama yang berada di Kota Tasikmalaya diminati investor PT Multi Karya Utama Abadi (MKUA) yang bergerak pada bidang property. PT MKUA menyatakan siap mengembangkan aset Pemkab Tasikmalaya dalam dunia usaha.

General Manager PT MKUA Mulsani mengatakan minatnya untuk investasi pada aset Kabupaten Tasikmalaya yang berada di Kota Tasikmalaya karena daerah yang pengembangannya sedang pesat, Bandara Wiriadinata sudah hadir dan rencana pembangunan jalan bebas hambatan semakin mengemuka.

“Kita tangkap peluang tinggi untuk investasi di Tasikmalaya,” ungkapnya kepada Radar, Kamis (3/5).

Dia menjelaskan bentuk kerja samanya berupa kontrak selama 30 tahun dengan hak guna bangun (HGB) dalam pemanfaatan aset tersebut.

“Yang umum kerja sama dilakukan pengusaha seperti kita bangun dan kelola selama 30 tahun kemudian kita serahkan kembali ke pemerintah. Yang jelas pembeli ini punya waktu untuk bisnis di situ selama 30 tahun,” paparnya.

Mulsani belum bisa menjelaskan usaha apa yang akan ditanamkan di bekas Kantor Bupati Tasikmalaya sebelum pemekaran dengan Kota Tasikmalaya. “Saat ini kita baru tertarik ingin investasi di lokasi tersebut bisa dijadikan tempat investasi yang bagus,” bebernya.

Direktur Utama Perusahaan Daerah Usaha Pertambangan (PDUP) Kabupaten Tasikmalaya Asep Supratman kerja sama dengan PT MKUA ini awalnya dengan PDUP. Akan tetapi berbenturan dengan beberapa aturan, akhirnya pihaknya menyarankan langsung ke Pemkab Tasikmalaya. “Kami hanya memfasilitasi saja investor ke Kabupaten Tasikmalaya,” bebernya.

Pada pertemuan yang sudah dilakukan memang sudah ada kesepahaman antara PT MKUA dengan Pemkab Tasikmalaya. Ada beberapa poin yang diusulkan kepada PT MKUA sebagai syarat kerja sama, di antaranya meminta kompensasi kepada investor untuk memindahkan dan membangun lima kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang saat ini masih berada di kawasan tersebut.

Sebagaimana diketahui di Setda lama ada Disdukcapil, Dinas Koperasi, Kesbangpol, DPMDPAKB dan Dinas Arsip. “Dan investor sudah menyanggupi permintaan tersebut,” terangnya. Asep menjelaskan nantinya kerja sama yang akan dilakukan berupa hak guna bangun dan hak pengelolaan lahan. (ujg)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.