Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
17%

83%

Invetarisir Penjual Minyak Curah

13
0
TUNJUKKAN. Seorang penjual menunjukkan minyak goreng curah yang di jualnya. Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya
TUNJUKKAN. Seorang penjual menunjukkan minyak goreng curah yang di jualnya. Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya

PANGANDARAN – Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata mengatakan sudah mengetahui sejak lama soal wacana larangan penjualan minyak goreng curah dan tidak pernah terealisasi.

“Memang wacana itu muncul sejak lama, mungkin tujuanya agar penjulan minyak lebih higienis dan lebih baik lagi tentu,” ujarnya kepada Radar, Rabu (9/10).

Pihaknya akan berkomunikasi dengan Dinas Perdagangan untuk mencoba menginvertarisir berapa banyak penjual minyak goreng curah di Pangandaran.

”Kita akan lihat dulu berapa banyak mereka, nanti mungkin kita akan melakukan petemuan dengan mereka nantinya,” tutur dia.

Namun Jeje, sendiri belum bisa memastikan kapan rencana pelarangan tersebut diberlakukan oleh Menteri Perdagangan. ”Belum menerima informasi lebih lanjut lagi,” ujarnya.

Seperti diketahui wacana pelarangan minyak goreng curah tersebut menimbulkan keresahan bagi para pedagang, mereka khawatir usaha mereka mati total.

”Kalau pemerintah sampai melarang, bagaimana nasib kami,” keluh seorang pedagang minyak goreng curah Yudi Hermawan (31).

Yudi mengatakan dengan berjualan minyak goreng curah, ia bisa menghidupi keluarganya. ”Saya biasa mendapat kiriman minyak curah lima drum dalam satu minggu, saya kemas dalam plastik lalu di jual,” tuturnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.