IRT di Garut Bantu Suami Jualan Sabu, Terancam 20 Tahun Bui

113
0

KARANGPAWITAN – Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial NU (48) ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Sat Res Narkoba) Polres Garut.

IRT ini ditangkap saat mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu dan tembakau sintetis atau gorila di Jalan Guntur Kecamatan Garut Kota.

Baca juga : Sehari, PA Garut Tangani 30 Kasus Perceraian

Plh Kasubag Humas Polres Garut Ipda Muslih Hidayat mengatakan penangkapan pengedar narkoba ini berawal dari informasi masyarakat. Adanya informasi itu, anggota Sat Res Narkoba Polres Garut langsung melakukan penyelidikan.

Hasilnya pihaknya menemukan adanya ibu rumah tangga yang menjual narkoba. “Saat itu, pelaku NU ditangkap anggota di lapangan saat mengedarkan narkotika jenis sabu dan tembakau sintetis,” ujar Muslih kepada wartawan di kantornya, Jumat (4/9).

Menurut dia, saat ditangkap, pihaknya menemukan 10 paket sabu dan beberapa paket tembakau sintetis yang dibawa ibu dua anak ini. “Memeng beberapa paket narkotika kita temukan. Kita langsung bawa ke Mapolres Garut untuk diperiksa lebih lanjut,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kata dia, NU diketahui merupakan istri muda pengedar narkotika di Kabupaten Garut. Kepada petugas, NU mengaku apa yang dilakukannya untuk membantu usaha suaminya.

Baca juga : Siswa Kurang Mampu di Garut Dapat Bantuan HP, Laptop..

Suaminya sendiri, lanjut dia, kini dimasukan sebagai DPO (daftar pencarian orang). Suaminya diduga melarikan diri saat mengetahui istrinya ditangkap.

“Sebetulnya NU ini juga merupakan residivis dalam kasus yang sama. Sekarang jadi istri muda pengedar sabu di Garut dan jualan lagi. Kepada NU kita terapkan pasal 114 ayat 1 dan atau Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 3 tahun 2009 Tentang Narkoba. Ancaman hukumannya maksimal mencapai 20 tahun,” paparnya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.