IRT Dipenjara Lagi

234
0
RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA DIVONIS. AS mendengarkan vonis yang disampaikan majelis hakim Pengadilan Negeri Tasikmalaya kemarin.

TAWANG – Seorang ibu rumah tangga asal Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya AS (56) kembali harus mendekam di balik jeruji besi. Untuk kedua kalinya, dia divonis penjara karena menggelapkan sebuah mobil rental.
Kemarin (27/11), AS menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Tasikmalaya. Wini Noviarni SH MH bertindak sebagai ketua majelis hakim memberikan vonis 2 tahun 6 bulan penjara kepada AS. Putusan tersebut diberikan melalui proses pertimbangan baik yang meringankan maupun yang memberatkan.
Status AS yang merupakan residivis kasus penggelapan menjadi hal yang memberatkannya. Ada pun yang meringankan yaitu sikap terbukanya dan itikadnya untuk membayar kerugian korban.
Kasus tersebut terjadi pada bulan Mei 2017. Saat itu AS merental mobil Grandmax milik salah seorang warga Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya. Namun mobil tersebut tidak dia kembalikan melainkan digadai dengan uang Rp 15 juta.
Jaksa Penuntut Umum Duddy Sudiharto SH menjelaskan vonis lebih ringan enam bulan dari tuntutan. Sebelumnya, jaksa mengajukan hukuman 3 tahun penjara karena AS bukan pertama kali menjalani proses hukum. “Sebelumnya yang bersangkutan sudah pernah dihukum karena kasus serupa tapi malah mengulanginya lagi,” tuturnya.
Menanggapi putusan majelis haklim, kuasa hukum AS, Mochamad Ismail SH, meminta waktu untuk berpikir. Terkait alasan AS yang tidak juga kapok melakukan penggelapan, dia enggan banyak berbicara. “Pokoknya hasil gadainya memang digunakan untuk keperluan pribadi,” ujarnya singkat. (rga)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.