Isi Waktu Libur Covid-19, Siswa SMK TI Dadaha Kota Tasik Ciptakan Lagu Religi

150
0
KREATIF. Siswa SMK TI Dadaha mengisi waktu luang selama pandemi Covid-19 dengan membuat video religi pekan lalu. Radika Robi Ramdani / Radar Tasikmalaya

TASIK – Siswa SMK TI Dadaha mengisi waktu luang selama pandemi Covid-19 dengan membuat video klip lagu-lagu religi. Hal ini juga dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1441 Hijriah.

Guru SMK TI Taufik Hidayat mengatakan pembuatan video religi dilakukan oleh dirinya bersama tujuh siswa pada pekan lalu. “Proses pembuatan video sampai selesai editing dan upload ke medsos memakan waktu lebih dari tiga hari,” ujarnya kepada Radar, Jumat (24/4).

Baca juga : Belanja Sembako di Pasar Cikurubuk Kota Tasik tak Perlu ke Luar Rumah

Kata Taufik, konsep videonya yakni cover lagu religi Pintu Tobat. Lagu ini menceritakan seseorang yang hidupnya tidak jelas, tidak punya jati diri, bimbang, stres, dan akhirnya tobat setelah datang temannya. Timnya juga meng-cover lagu Aisyah. Proses pembuatan video dilakukan di sekolah.

“Para siswa SMK TI Dadaha juga saat ini mengisi waktu luang dengan ikut serta lomba membuat video religi yang diadakan oleh Indosat,” kata dia.

Siswi kelas XII RPL Putri Aulia Anastasya mengatakan ia senang bisa mengisi waktu luang dengan hal yang produktif. Ia berhasil meng-cover tiga lagu religi yakni Aisyah, Pintu Tobat dan Kebesaranmu. Durasi video klip rata-rata 3,5 menit.

“Di lagu Aisyah itu saya sebagai penyanyi dan peran utama video klip. Di lagu Pintu Tobat hanya menyanyi saja, sementara untuk lagu Kebesaranmu hanya jadi tim belakang layar,” kata dia.

Ia tertarik ikut project ini untuk menambah pengalaman sekaligus menyalurkan bakat. “Kebetulan saya juga ikut lomba dari IM3 Indosat Ooredo. Jadi mengambil lagi kesempatan, siapa tahu bisa menang lagi seperti tahun sebelumnya,” ucapnya.

Baca juga ; Bus Jurusan Tasik-Jabodetabek Dipaksa Pulang di Bandung, Tiket Penumpang Dikembalikan

Kepala SMK TI R Bekti Sugi­har­tono SE mengapresiasi karya sis­wa dalam membuat video kreatif menyambut Ramadan. Menurutnya, meskipun proses syuting dilakukan di tengah pandemi, namun siswanya bisa menerapkan protokol kesehatan dengan jaga jarak dan menggunakan masker. “Saya mendorong kreativitas siswa dalam berkarya untuk mengharumkan nama sekolah,” ucapnya. (obi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.