Istri Gugat Cerai Mendominasi, Pengadilan Agama Telah Tangani 811 Perkara Perceraian

121
0
Ilustrasi-Perceraian

BANJAR – Faktor ekonomi masih menjadi penyebab utama tingginya angka perceraian di Kota Banjar. Hal tersebut dikatakan Humas Pengadilan Agama Kota Banjar Achmad Fauzia.

“Angka perceraian di Kota Banjar dari Januari hingga Senin (9/12) berkisar 811 perkara,” ujarnya ditemui di kantornya Rabu (11/12). Dia menjelaskan perceraian didominasi kalangan istri dan diakibatkan faktor ekonomi, seperti karena gaji atau penghasilan si suami kurang atau tidak layak, sehingga istri menggugat cerai suaminya.

Kata dia, seharusnya hal tersebut bisa diminimalisir jika semuanya bisa saling berkomunikasi dan pengertian. “Tidak hanya masyarakat biasa saja yang cerai akibat faktor ekonomi. ASN juga ada akibat faktor ekonomi, si suami punya gaji tapi tidak mau ngasih nafkah ke istrinya,” tuturnya.

Faktor penyebab perceraian lainnya karena perselisihan dan pertengkaran secara terus menerus yang disebabkan pihak ketiga. Pihak ketiga ada banyak macamnya, bisa pengaruh orang tua atau perselingkuhan.

Selain itu, perceraian diakibatkan kekerasan dalam rumah tangga yang dialami istri. Ada juga akibat tidak memiliki keturunan sudah lama berumah tangga, akhirnya cerai. “Tingkat perceraian di kota Banjar masih didominasi usia 20 hingga 45 tahun dan masih usia produktif. Tentu ini harus disikapi bersama, bagaimana mempertahankan rumah tangga yang kokoh,” ujarnya. (nto)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.