Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.1%

0.9%

60.1%

2.4%

0.2%

4.5%

20.1%

11.7%

0%

0.1%

0%

Istri Ridwan Kamil Temukan 46 Kasus Kurang Gizi Kronis di Kelurahan Purbaratu Kota Tasik

128
0
DI PURBARATU. Istri Gubernur Jawa Barat, Atalia Praratya, kunjungan kerja ke Kelurahan Purbaratu, Kota Tasik, Rabu (15/1) sSiang. foto: istimewa untuk radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama.

Hal ini terjadi karena asupan makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru terlihat saat anak berusia dua tahun.

Nah, kasus stunting yang tinggi ternyata ditemukan di Kota Tasikmalaya. Ketika Istri Gubernur Jawa Barat, Atalia Praratya melakukan kunjungan kerja di Kota Tasik, Rabu (15/1) Siang.

Dia menemukan angka stunting tinggi bagi balita di Kota Tasik ini saat mengunjungi Puskesmas Purbaratu.

Saat berkunjung ke Kelurahan Purbaratu, istri Ridwan Kamil ini mendapati 46 balita bergizi buruk di satu kelurahan yang dikunjunginya.

Hal ini menurutnya jumlah baru yang diketahui Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat sesuai fakta di lapangan.

“Ternyata di Kota Tasik ada satu kelurahan yang memiliki 46 kasus stunting. Itu di satu kelurahan loh. Ini angka yang tinggi,” ujar Attalia kepada radartasikmalaya.com, Rabu (15/1) siang.

Attalia menerangkan, angka stunting di satu kelurahan ini sesuai dengan data di lapangan oleh pihak kelurahan sendiri yang perlu penanganan secara maksimal.

Pihaknya berharap kasus ini segera bisa diatasi dan tidak ada lagi kasus baru stunting yang ditemukan di daerah-daerah Jawa Barat.

“Perlu didorong semaksimal mungkin. Kata Pak Lurahnya tadi berharap semua pihak yang berkaitan bekerja maksimal supaya mereka bisa keluar dari kasus itu,” terang Attalia.

Tambah dia, untuk Jawa Barat sendiri, angka stunting saat ini ada perubahan dari 29,2 persen menjadi 30 persen.

Namun, jumlah ini belum termasuk angka temuan di satu kelurahan Kota Tasik yang memiliki angka stunting 46 kasus.

“Ini di Kota Tasik kasus baru. Ini apakah mereka kasus baru atau lahir baru. Pokoknya bagaimana caranya supaya kasus baru ini tak terjadi lagi di daerah-daerah lain di Jawa Barat,” tambahnya.

Sebelumnya ke Puskesmas Purbaratu, Attalia didampingi Dinkes Jawa Barat, BPOM Indag dan lainnya berkeliling di Kota Tasikmalaya.

Mulai dari Pasar Cikurubuk, beberapa posyandu, ke SMKN 2 lalu ke Balekota pengukuhan Bunda Genre dan lain sebagainya.

(rezza rizaldi)

loading...
Halaman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.