ITB Ungkap Potensi Tsunami, Warga Pangandaran Was Was

696
0
KHAWATIR. Pedagang berjualan di pinggir pantai. Masyarakat Pangandaran khawatir dengan adanya informasi soal potensi tsunami 20 meter di selatan Pulau Jawa. Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya
KHAWATIR. Pedagang berjualan di pinggir pantai. Masyarakat Pangandaran khawatir dengan adanya informasi soal potensi tsunami 20 meter di selatan Pulau Jawa. Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya

PANGANDARAN – Institut Teknologi Bandung (ITB) menyampaikan hasil riset pada jurnal, yang memprediksi sepanjang pantai selatan Jawa Barat dan selatan Jawa Timur berpotensi digulung tsunami mencapai 20 meter. Informasi itu pun membuat masyarakat Pangandaran waswas.

Salah seorang warga Bojongsalawe Umay (45) tidak bisa menyembunyikan rasa kekhawatiran terkait hasil riset tim ITB tersebut. “Jelas khawatir, karena informasi sudah terlanjur sampai ke masyarakat umum,” jelasnya Minggu (27/9).

Kata dia, masyarakat yang dekat dengan bibir pantai yang akan merasa paling khawatir dan takut dengan potensi tsunami itu. “Ya bagaimana pun kita harus bersiap-siap dan mewaspadainya,” ujarnya.

Dede Sunendar (45), warga lainnya juga merasa terganggu dengan informasi tersebut. Sebab, bencana tsunami adalah momok menakutkan bagi warga yang dekat dengan pantai. “Termasuk rumah saya juga dekat dengan laut,” ucapnya.

Sekretaris BPBD Kabupaten Pangandaran Gunarto mengatakan Kabupaten Pangandaran memiliki dua early warning system (EWS), yang letaknya berada di Bojongsalawe dan di Kecamatan Pangandaran. “EWS ini tadinya ada 14, kemudian yang tersisa atau masih berfungsi timggal dua saja,” jelasnya.

Menurut dia, yang paling ideal Kabupaten Pangandaran harus memiliki setidaknya empat EWS, yang nantinya akan ditempatkan di beberapa lokasi strategis. “Kita juga pernah melaporkan kerusakan 12 EWS itu, tapi belum ada tindak lanjut lagi,” ucapnya.

Kata dia, panjang pantai di Kabupaten Pangandaran mencapai 92 kilometer, jadi sangat tidak memadai jika hanya memiliki dua EWS. “Ya mungkin kita butuh lebih banyak lagi,” ujarnya. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.