Izin Industri di Leles Diinventarisir

13

TAROGONG KIDUL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut mulai menginventarisir seluruh izin pabrik, terutama masalah analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal) industri di Kecamatan Leles. Langkah tersebut untuk mencari tahu penyebab terjadinya kerusakan lingkungan yang selama ini menimbulkan banjir di wilayah tersebut.

Bupati Garut H Rudy Gunawan menuturkan Pemkab Garut saat ini serius mengawasi terkait bencana banjir yang diduga disebabkan adanya kerusakan lingkungan di Kecamatan Leles. Persoalan kerusakan lingkungan, kata dia, perlu diperhatikan dengan memeriksa Amdal dan izin lain yang sudah diberikan kepada industri di wilayah Leles. “Yang jadi fokus pemeriksaan kami yaitu dalam menerapkan Amdal-nya, sudah sesuai aturan atau tidak,” kata Rudy kepada wartawan usai apel di Lapang Setda Garut Senin (24/6).

Ia berharap industri di Kecamatan Leles sudah membuat Amdal dan resapan air untuk mencegah terjadinya banjir dengan batas waktu sampai September 2019. Jika dalam batas waktu tidak selesai, maka Pemkab Garut akan memberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku. “Saya sudah kasih waktu enam bulan, beresnya September. Kalau tidak beres, tindak saja,” terangnya.

Menurut Rudy, kerusakan lingkungan di Leles tidak hanya masalah keberadaan industri, tetapi adanya hutan dan gunung yang mulai gundul. (yna)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.