Izin Kontstruksi Reklame di Kota Tasik Bebas Biaya

101
0
DIPENUHI PAPAN REKLAME. Papan reklame di pertokoan terlihat marak terpasang di Jalur HZ Mustofa , Jumat (4/12). Dinas terkait menegaskan izin kontruksi reklame gratis alias tanpa biaya. RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA

TASIK – Penanganan konstruksi reklame kategori sedang di Kota Tasikmalaya mulai dibenahi secara serius oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Tujuannya agar pelaku usaha pertokoan di Kota Tasikmalaya memiliki reklame di masing-masing tempat.

Kasi Reklame Dinas PUPR Kota Tasikmalaya Gumilang Herdis Kiswa mengatakan sebelumnya proses perizinan konstruksi reklame hanya melayani ketika pelaku usaha mengajukan.

Kali, ini pihaknya baru melakukan upaya jemput bola (menagih kepemilikan izin reklame, Red) ke para pelaku usaha.

“Jadi sebelumnya kami hanya menunggu pengajuan,” ungkapnya kepada Radar, Jumat (4/12).

Saat ini, kata dia, hampir semua toko yang memasang reklame belum memiliki izin. Pihaknya bersama Dinas Satpol PP dan Damkar serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mulai turun ke lapangan dengan sasaran awal wilayah jalur HZ Mustofa. “Kebanyakan mereka tidak tahu harus ada izin, makanya sekaligus disosialisasikan,” tuturnya.

Baca juga : Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Wisma Haji Kabupaten Tasik Kurang Penjagaan, Warga Was-was

Perizinan konstruksi reklame ini, kata Gumilang, diperlukan untuk melihat kerawanan roboh dan hal lainnya serta pendataan. Pelaku usaha tidak dipungut biaya apapun dalam prosesnya. “Tidak ada biaya, prosesnya pun paling lama sekitar 14 hari,” katanya.

Disinggung alasan izin konstruksi reklame ini baru digarap serius, Gumilang mengatakan terkendala Sumber Daya Manusia (SDM) yang terbatas. Meskipun SDM saat ini masih minim, izin tersebut tetap harus digarap. “Alhamdulillah sekarang yang dari HZ mulai berdatangan mengajukan izin,” katanya.

Ke depan, ketika memang ada pelaku usaha yang mengabaikan izin konstruksi reklame maka ada konsekuensi. Reklame bisa ditutup bahkan dibongkar kalau memang bandel. “Nanti eksekusinya oleh Dinas Satpol PP,” ujarnya.

Kasi Pengawas dan Penyidik Dinas Satpol PP Junjun Junaedi dalam hal eksekusi pihaknya menunggu rekomendasi dari OPD terkait. Beberapa reklame sejauh ini sudah ditertibkan dengan cara ditutup. “Beberapa malam ini kita tutup beberapa reklame di Kota Tasikmalaya,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga sudah mengagendakan pembongkaran salah satu konstruksi reklame di wilayah Mangkubumi. Hal itu berdasarkan rekomendasi dari Dinas PUPR karena tidak berizin. “Rencana hari Senin (30/11) kita eksekusi (bongkar, Red) kontruksi reklame di dekat bunderan Linggajaya,” katanya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.