Izin Resmi Kemendagri Mau Habis, Tjahjo Kumolo Bakal Akhiri Keberadaan FPI

104
0

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo masih mempertimbangkan soal perizinan organisasi Front Pembela Islam (FPI). Pasalnya, kini tengah ramai petisi bertajuk ‘Stop Izin FPI’ yang muncul di laman Change.org.

“Itu nanti tetap menjadi bahan pertimbangan. Satu orang pun tetep menjadi bahan pertimbangan, apalagi ini sudah banyak,” ucap Tjahjo di kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (16/5).

Kendati demikian, kata Tjahjo, pihaknya belum membahas soal izin FPI yang akan diperpanjang atau tidak. Pasalnya, ormas Islam yang dimotori oleh Habib Rizieq Shihab itu akan habis masa izinnya pada Juni 2019 mendatang.

“Soal izin ini belum sampai kita bahas. Karena belum ada pengajuannya,” ucap Tjahjo.

Baca : FPI Pasrah Nasibnya Bakal Diakhiri Mendagri, Akhirnya “Kita Gak Butuh Izin”

Jika surat pengajuan perpanjangan sudah masuk, Kemendagri akan melakukan evaluasi terkait hal tersebut. Dia pun meminta agar FPI melakukan evaluasi internal.

“Kita lakukan evaluasi dengan Kementerian dan Lembaga terkait. Dan FPI juga mengevaluasi diri sendiri bagaimana selama ini,” jelasnya.

Diketahui, beredar petisi di Change.org untuk menyetop izin FPI yang muncul pada Minggu (5/5). Petisi itu berjudul ‘Stop Ijin FPI’ yang dibuat oleh Ira Bisyir. Petisi itu ditujukan ke Mendagri Tjahjo Kumolo. Petisi ini mengajak orang-orang untuk menolak perpajangan izin FPI yang akan segera berakhir.

“Mengingat akan berakhirnya ijin organisasi FPI di Indonesia, mari kita bersama-sama menolak perpanjangan ijin mereka. Karena organisasi tersebut adalah Merupakan kelompok Radikal, pendukung kekerasan dan pendukung HTI,” demikian tulis pembuat petisi.

Petisi itu dibuat lantaran izin lima tahunan FPI bakal berakhir, dimana tanggal berlaku SKT FPI tertanggal dari 20 Juni 2014 sampai 20 Juni 2019. (dim/jpc/pojoksatu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.