Jadi Ibu yang Multitasking

28
Laksmie

TASIK – Di tengah kesibukan antara karir dan keluarga, Dosen Sekolah Tinggi Hukum Galunggung (STHG) Hj Laksmie Wulan Enies SE SH MKn selalu berusaha untuk menjalankan perannya dengan maksimal. Makanya, ia selalu berprinsip untuk bisa menjadi ibu yang multitasking.

“Bagi saya kesibukan rangkap mungkin hal biasa. Tanpa sadar saya terlatih untuk melakukan itu karena dituntut untuk segera menyelesaikan pekerjaan, namun di sisi lain harus mengurus anak. Tak heran, kadang saya mengerjakan pekerjaan di laptop sambil menggendong anak,” ujar Laksmie yang menjabat sebagai Wakil Ketua Partai Nasdem Kota Tasikmalaya. Ditambah dengan keluwesan yang dimiliki wanita, kata ia, perpindahan dari satu tugas ke tugas lain juga terjadi tanpa beban psikologis berat.

Laksmie menjelaskan, selain disibukkan dengan pekerjaan ia pun aktif di organisasi di antaranya sebagai Sekjen Ikatan Pengusaha Muslim Indonesia (Ipemi) Kota Tasikmalaya, Ketua Pendidikan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini  (IAD) Kabupaten Tasikmalaya, Kabag Perpusatakaan STHG Tasikmalaya serta Humas Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI) Kota Tasikmalaya.

“Dengan kesibukan yang tinggi, tentu saya harus menanamkan kemandirian kepada anak-anak, bahkan pola asuh yang semi militer karena saya juga dididik oleh ayah yang seorang militer,” ujar ibu dari Rizqy Albarizy (9) dan Razqa Damiezqy (3) ini.

Dengan pola asuh yang mandiri, alhasil anak-anaknya menjadi sosok yang mandiri dan kuat. “Mereka selalu menyiapkan baju seragamnya sendiri bahkan anak saya yang paling besar sudah bisa bikin sarapan sendiri,” ujarnya. Kemandirian anak ini, sambungnya, sangat membantu meringankan tugas harian Laksmie yang memang padat.

“Menjadi seorang ibu pun harus cerdas, agar menjadi inspirasi bagi anak-anak. Terlebih di rumah saya menjadi guru les bagi anak-anak,” ujarnya. Dalam hal pendidikan, Laksmie memberikan kebebasan kepada anak-anaknya untuk menemukan passion-nya, yang penting belajar tetap nomor satu. “Di balik segudang aktivitas saya, keluarga tetap menjadi prioritas. Anak-anak adalah mood booster, saya juga bekerja kan buat mereka,” ujarnya.

Menurut Laksmie, wanita itu lebih peka makanya bisa menjadi ibu sekaligus sahabat buat anak-anaknya. “Karena rasa pekanya tersebut, wanita juga bisa menjadi sosok yang mampu mengerti terhadap suami, anak maupun lingkungan,” ujarnya. Makanya Laksmie tak hanya ingin menjadi yang terbaik untuk keluarga tapi juga untuk lingkungan masyarakat. (na)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.