Jadi Pelopor Keselamatan Lalu Lintas, Pelajar Harus Bersih Narkoba

12

CIAMIS – Sebagai salah satu proteksi dini dari narkoba sekaligus jadi pelopor keselamatan lalulintas di jalan raya, Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis bersama BNNK Ciamis, berkolaborasi membina para pelajar, di Aula kantor Dinas Perhubungan, Jalan Otto Iskandardinata Lingkar Selatan Benteng, Ciamis, Senin (18/03).

Menurut Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, H. Edy Yulianto, A.TD., M.M., kegiatan ini untuk meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan jalan dan mengurangi resiko kecelakaan di kalangan pelajar.

“Diharapkan para pelajar dapat menjadi pelopor keselamatan di lingkungan sekolah maupun di masyarakat. Harapannya dengan kegiatan ini dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar,” ujar Edy.

Rachman Chaerudin, S.Sos., selaku Narasumber BNNK Ciamis memaparkan, tingginya angka kecelakaaan terutama yang menimpa pelajar tingkat sekolah menengah, disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari pelanggaran rambu lalu lintas sekaligus kendaraan yang tidak sesuai dengan SNI.

“Selain itu, faktor penyalahgunaan Narkoba bisa menjadi salah satu faktor penyumbang terbesar terjadinya kasus kecelakaan lalu lintas pada pelajar,” ungkap Rachman.

Lebih jauh Rachman menjelaskan, bahwa permasalahan narkoba di Indonesia dilihat dari jumlah prevalensi penyalahguna narkotika yang begitu tinggi, mengakibatkan Indonesia menjadi negara sasaran Peredaran Gelap Narkotika.

Ketika disinggung tentang penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar yang masih remaja, Rachman mengatakan, kaum remaja rentan terjerat narkoba karena tiga faktor yaitu:

Faktor keluarga disebabkan kurangnya perhatian orang tua dan jarangnya komunikasi antara anak dan orang tua. Sehingga anak cendrung berkomunikasi di luar rumah dengan teman sebayanya.

Faktor individu anak yang cenderung menutup diri terhadap permasalahan yang ada akan menimbulkan dampak putus asa akan dirinya. “Serta faktor lingkungan di luar rumah lebih rentan untuk anak melakukan hal hal yang negatif karena kurangnya pengawasan dari orangtua,” ujar Rachman.

Adapun hal penting yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi masalah narkoba adalah dengan 5M :

(1) Mengaktifkan satgas anti narkoba, (2) Menciptakan lingkungan bersih narkoba,
(3) Melaporkan bila ada peredaran narkoba di lingkungan sekolah, (4) Menyampaikan pesan-pesan anti narkoba dalam setiap pertemuan/kegiatan,
(5) Membantu teman yang menjadi korban penyalahguna narkoba. [rls]

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.