Jadi PNS, Satu Caleg Mundur

58
JELASKAN ATURAN. Ketua KPU Kabupaten Pangandaran Muhtadin menjelaskan aturan caleg mundur di Pemilu 2019.Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya

PARIGI – Satu calon legislatif dari Partai Keadilan Sejahtra (PKS) mengundurkan diri dari pencalegan karena sudah menjadi PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pangandaran.

Kepala Sub Bagian Umum KPU Kabupaten Pangandaran Imam Mustopa Kamal mengatakan calon anggota dewan yang mengundurkan diri itu benama Ita Patonah dari dapil 3 yang meliputi Pangandaran dan Kalipucang. ”Nomor urut lima,”terangnya kepada Radar, Jumat (15/2).

Menurutnya, Ita mundur pada bulan Oktober tahun 2018, namun surat resmi pengunduran diri baru disampaikan oleh PKS pada Januari 2019. ”Kami sudah berkoordinasi dengan KPU RI terkait pengunduran diri itu,” katanya.

Lajut dia, Ita tetap ada di surat suara dan nantinya akan dibuat surat edaran dan nota dinas bahwa yang bersangkutan sudah mengundurkan diri. ”Nantinya akan diumumkan sebelum pencoblosan, bahwa yang bersangkutan sudah mengundurkan diri dan jika tetap dicoblos suaranya akan masuk ke partai,” tegasnya.

Ketua KPU Kabupaten Pangandaran Muhtadin mengatakan dengan mundurnya satu calon anggota DPRD, maka jumlah DCT di Kabupaten Pangandaran berjumlah 341 orang. ”Tadinya 342 orang terdiri dari 203 orang laki-laki dan 139 orang perempuan,” tuturnya.

Menurut Muhtadin, pengunduran diri bisa saja terjadi diwaktu yang akan datang, sebelum pencoblosan berlangsung. ”Ya itu bisa saja terjadi dengan berbagai alasan,” terangnya.

Muhtadin menegaskan bahwa yang bersangkutan menjadi PNS setelah masuk DCT. ”Yang bersangkutan itu, ikut tes CPNS tahun 2018 kemarin, bukan sebagai PNS saat mendaftar caleg,” ungkapnya. (den)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.