Jaga Imunitas untuk Cegah Corona

119
0
PAPARKAN. Dokter Aliqa Citra Septiani MMR menjelaskan cara pencegahan penyakit corona kepada pasien di Klinik Dokter 24 Jam Melati Muhammadiyah Kawalu Kota Tasikmalaya beberapa waktu lalu.
PAPARKAN. Dokter Aliqa Citra Septiani MMR menjelaskan cara pencegahan penyakit corona kepada pasien di Klinik Dokter 24 Jam Melati Muhammadiyah Kawalu Kota Tasikmalaya beberapa waktu lalu.

TASIK – Masyarakat diminta untuk menerapkan pola hidup sehat dan menjaga imunitas sebagai upaya pencegahan dari penularan virus corona dan kuman serta bakteri jahat lain yang berbahaya bagi manusia.

Hal itu diungkapkan dr Aliqa Citra Septiani MMR, salah satu dokter di Klinik Dokter 24 Jam Melati Muhammadiyah Kawalu Kota Tasikmalaya.

Penerapan pola hidup sehat tersebut dapat dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari berolahraga setiap hari, makan makanan yang bergizi, mencuci tangan dengan sabun, rutin menjaga kebersihan lingkungan kerja, menggunakan masker jika kurang sehat, bekerja secara efektif dan efisien, dan istirahat yang cukup.

“Perlu juga untuk cuci tangan dengan hand sanitizer berbasis alkohol 60 persen. Hindari menyentuh mata, hidung, mulut dengan tangan yang belum dicuci. Sebisa mungkin hindari kontak dengan orang yang sedang sakit,” katanya kepada Radar, Sabtu (7/2).

Jika sedang sakit, sambungnya, gunakan masker medis dan segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Tutupi mulut dan hidung saat batuk atau bersin. Bersihkan secara rutin permukaan dan benda yang sering disentuh,” kata dia.

Loading...

Dokter Aliqa menjelaskan, virus corona bisa menyerang siapa saja, baik bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil, maupun ibu menyusui.

“Virus corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang sedang sakit, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah,” kata dia.

Coronavirus bersifat sensitif terhadap panas dan secara efektif dapat diinaktifkan oleh disinfektan. Coronavirus dapat menimbulkan gejala ringan, sedang atau berat. Gejala klinis utama demam (suhu di atas 38 derajat celcius), batuk dan kesulitan bernafas yang dapat disertai dengan sesak berat, lemas, nyeri otot, diare dan gejala saluran napas lain.

Aliqa menjelaskan, infeksi virus corona disebabkan oleh coronavirus, yaitu kelompok virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Pada sebagian besar kasus, coronavirus hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan sampai sedang, seperti flu. Akan tetapi, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti MERS, SARS, dan pneumonia.

Menurutnya, seseorang dapat tertular coronavirus melalui berbagai cara, yaitu tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita, memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu, setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita, ataupun kontak jarak dekat dengan penderita, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan. (obi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.