Jaga Jarak Jadi Masalah di Tempat Karaoke di Kota Tasik

67
0

MANGKUBUMI – Evaluasi masih belum dilakukan Pemerintah Kota Tasikmalaya terkait rekomendasi uji coba tempat karaoke. Jaga jarak kerap jadi temuan tim patroli saat melakukan pengecekan.

Kabid Trantibum Tranmas Dinas Satpol PP Kota Tasikmalaya, yang bergerak di bidang operasi Gugus Tugas Yogi Subarkah menyebutkan pihaknya melakukan pengecekan ke tempat hiburan sampai dua kali sehari.

Baca juga : Pemkab Sambut Baik Rencana Pembangunan PLTB di Tasik Selatan

Hal itu, sebagai bentuk pengawasan yang intensif dari Gugus Tugas.

“Supaya lebih terawasi kalau intensitasnya lebih sering,” ujarnya kepada Radar, Selasa (4/8).

Tidak dipungkiri, hal itu bisa mengganggu aktivitas konsumen yang sedang melakukan karaoke. Namun, ini demi terlaksananya protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19.

Loading...

“Pahitnya kalau ada penularan mereka sendiri yang rugi, jadi kami berupaya mencegah itu,” ujarnya.

Adapun hasil dari temuan patroli, kata dia, sejauh ini ada beberapa hal yang menjadi sorotan. Selain soal sirkulasi udara, konsumen kerap tidak melakukan jaga jarak.

“Paling sering kita temukan ya pelanggaran jaga jarak,” katanya.

Tindakan yang diambil, sambung dia, baru sebatas teguran kepada konsumen supaya tetap menjaga jarak. Selain itu, pihak manajemen pun diminta untuk turut serta mengawasi.

“Tapi kalau ke depannya tidak ada perubahan mungkin kami pun akan melakukan langkah yang lebih tegas,” ujarnya.

Disinggung soal evaluasi dengan Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar), pihaknya masih menunggu. Karena kewenangan evaluasi ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis yang mengeluarkan rekomendasi.

“Jadi kami hanya menyampaikan hasil temuan di lapangan sebagai bahan,” tuturnya.

Dari informasi yang dihimpun Radar, rekomendasi uji coba tempat karaoke tersebut tidak menegaskan tenggang waktu uji coba. Soal itu, Yogi mengaku tidak mengetahui secara jelas.

Baca juga : Setubuhi Pacarnya yang Masih di Bawah Umur, Pemuda Warga Culamega Tasik Masuk Bui

“Informasinya kan seminggu, tapi kami juga kurang tahu sampai tanggal berapa,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disporabudpar Kota Tasikmalaya, Hadian belum bisa diwawancarai. Saat didatangi ke kantornya, staf menyebutkan kadis sedang ada urusan dinas ke Pangandaran.

Ketika dihubungi melalui pesan digital dan sambungan telepon, pejabat eselon II tersebut belum memberikan respons. (rga)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.