Jaga Kebersamaan untuk NKRI

81
SEMANGAT. Ulama NU Gus Muwafiq menyampaikan ceramahnya dalam peringatan isra mikraj di Lapangan Dadaha, Senin (18/3).

CIHIDEUNG – Ulama Nahdlatul Ulama (NU) KH Ahmad Muwafiq atau yang akrab disapa Gus Muwafiq berceramah pada tablig akbar untuk memperingati isra mikraj di Lapangan Dadaha, Senin (18/3).

Gus Muwafiq menuturkan, isra mikraj merupakan peristiwa luar biasa dalam Islam. Pasalnya, perjalanan Rasul dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan dilanjutkan ke Sidratul Muntaha dengan mengendarai burak sulit diterima logika. “Peristiwanya semalam, tapi yang dilakukan Rasulullah melampaui batas malam (waktunya),” kata dia.

Menurut Gus Muwafiq, peristiwa isra mikraj disampaikan rasul kepada umat. Tidak semua manusia di zaman itu percaya dengan apa yang dialami Nabi Muhammad. Namun, Nabi Muhammad bisa menyebutkan hal-hal detail tentang Masjidil Aqsa melalui bantuan malaikat Jibril. Kepercayaan masyarakat dan para sahabatnya pun semakin kuat kepada Rasul.

Gus Muwafiq juga menjelaskan soal kekayaan suku bangsa, bahasa dan karakter setiap daerah yang berbeda-beda. Maka dari itu, dia tidak perlu mempermasalahkan perbedaan dan cara pandang. “Makanya kalau orang enggak ngerti pasti ribut,” katanya.

NU punya agama Islam yang sudah tidak bisa dipermasalahkan. Begitu juga NKRI menjadi harga mati untuk NU. Maka dari itu, yang sudah dimiliki harus dipertahankan. “Maka mempertahankannya harus bersama-sama, makanya jangan tercerai berai,” ucapnya.

Ketua PC NU Kota Tasikmalaya KH Ate Musodiq mengatakan, NU merupakan aset bangsa yang istimewa. Maka dari itu, masyarakat nahdliyin patut berbangga menjadi bagian dari organisasi NU. “Karena NU yang akan menyelamatkan bangsa dan negara,” katanya.

Pada momen tersebut juga ada deklarasi para santri milenial se-Priangan Timur untuk mendukung pasangan capres nomor urut 01 Jokowi-KH Maruf Amin. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.