Jaga Komunikasi Antar Etnis Cegah Konflik Sara di Kota Tasik

73
0
KONSOLIDASI. Panitia menyerahkan hasil rapat koordinasi dan konsolidasi kepada Ketua FPK Iman Firman di Rumah Makan Baraya Sunda, Kamis (10/12). RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA
KONSOLIDASI. Panitia menyerahkan hasil rapat koordinasi dan konsolidasi kepada Ketua FPK Iman Firman di Rumah Makan Baraya Sunda, Kamis (10/12). RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA
Loading...

TASIK – Tasikmalaya yang menjadi wilayah dengan masyarakat heterogen dengan keberadaan berbagai etnis. Meskipun berbeda suku bangsa, keakraban antar etnis harus tetap terjaga.

Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Tasikmalaya melaksanakan rapat koordinasi dan konsolidasi di Rumah Makan Baraya Sunda, Kamis (10/12). Kegiatan tersebut merupakan kerja sama dengan Badan Kesbangpol Kota Tasikmalaya.

Plt Kepala Kesbangpol Kota Tasikmalaya, Jalaludin meminta kepada FPK untuk bisa menjaga komunikasi antar etnis. Hal itu guna mencegah konflik yang yang berkaitan dengan sara. “Supaya tidak ada miss komunikasi, karena tidak sedikit konflik itu diakibatkan kesalahpahaman,” ungkapnya kepada Radar.

Menurutnya, perbedaan di masyarakat merupakan hal yang wajar khususnya soal etnis. Namun bagaimana pun pada prinsipnya semua warga Indonesia. “Tetap mengedepankan NKRI,” tuturnya.

Baca juga  : Bansos di Kota Tasik Harus Dipelototi

Loading...

Selain itu, Jalaludin berpesan agar FPK turut membantu program dari pemerintah. Tentunya untuk beberapa hal yang berkaitan dengan keanekaragaman etnis yang ada. “Maka dari itu kami juga melakukan pembinaan supaya tetap bersinergi,” katanya.

Ketua Forum FPK, Iman Firman menyebutkan ada 18 etnis yang berada di bawah naungannya. Masing-masing pengurus merepresentasikan sikap dari etnisnya.
Meskipun berbeda etnis, hal tersebut bukan sesuatu yang harus dipersoalkan. Masing-masing harus bisa saling menjaga dan menghargai. “Tidak ada istilah mayoritas dan minoritas, semua NKRI,” ujarnya.

Diakuinya, potensi konflik antar etnis selalu ada baik kecil maupun besar. Namun dengan komunikasi, hal itu bisa dikikis sehingga keakraban tetap terjaga. “Ketika ada masalah, pasti akan kita komunikasikan supaya bisa diredam,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga ingin punya peran kepada masyarakat secara umum. Di antaranya dengan kegiatan-kegiatan sosial sesuai dengan kemampuan organisasi. “Itu juga salah satu cara untuk menjaga keakraban di masyarakat,” tuturnya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.