Jaga Kondusivitas, Jangan Terpancing Kabar Tidak Pasti

16
DEKLARASI. Muspida Kabupaten Garut bergandengan tangan saat silaturahmi Kamtibmas di Pendopo Garut Kecamatan Garut Kota Jumat (15/3). Pada kegiatan yang dihadiri para calon legislatif ini, Muspida mengimbau semua pihak menjaga kondusivitas menjelang Pemilu Serentak 2019. Yana Taryana / Rakyat Garut

GARUT KOTA – Ratusan calon anggota legislatif (caleg) dari seluruh partai politik dikumpulkan di Pendopo Garut Kecamatan Garut Kota Jumat (15/3). Kegiatan silaturahmi Kamtibmas itu untuk mengajak para caleg menjaga kondusivitas selama Pemilu.

“Kami ingin para caleg ini bisa melakukan kampanye sesuai aturan dan jangan memancing permasalahan,” ujar Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna kepada wartawan kemarin.

Dia meminta semua pihak, terutama konstentan Pemilu menjaga kondusivitas selama pelaksanaan kampanye. Jika ada permasalahan, semuanya bisa dipecahkan tanpa melalui kekerasan. “Kami akan cari solusi setiap permasalahan yang ada. Semuanya bisa diselesaikan dengan baik-baik, jangan sampai malah terjadi keributan,” katanya.

Budi bersama Bawaslu dan KPU selalu memonitor jika terjadi pelanggaran Pemilu. Selama ini, pemantauan terus dilakukan di setiap lokasi. “Soal hoaks juga terus kami pantau. Sosialisasi ke sejumlah tempat yang rawan juga sering dilakukan. Termasuk gencar melaksanakan patroli dan menyambangi warga,” ujarnya.

Dia mengimbau warga tak takut dengan fenomena saat ini. Asalkan bisa menyaring informasi dengan sumber yang akurat sebelum menyebarkannya kembali. “Kalau sumbernya tidak terpercaya agar tidak menyebar informasi yang diterima,” terangnya.

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengatakan sejak berakhirnya Pilkada Serentak 27 Juni 2018 lalu, hingga kini situasi masyarakat Garut terbilang kondusif. “Alhandulillah tidak ada satu pun piring pecah dalam Pilkada lalu dan saya berharap bisa diulangi lagi dalam Pemilu di 2019 ini,” ujarnya.

Menurut dia, sebagai bangsa yang beragam, sudah selayaknya bersikap bijak, dewasa, saling menghargai dengan pihak lainnya agar mampu menciptakan situasi yang kondusif. “Demokrasi kita adalah Pancasila dan landasannya UUD 1945,” ujarnya.

Untuk itu, Pemkab Garut mendukung penuh upaya keamanan yang dilakukan TNI-Polri selama masa pelaksanaan tahapan Pemilu 2019 berlangsung. “Yang namanya pesta itu harus menghadirkan kebahagiaan bukan sebaliknya,” pinta dia.

Helmi mendorong seluruh masyarakat ikut berperan mengawasi selama proses kampanye berlangsung. “Kami mengimbau kepada masyarakat jangan mudah terpancing jika mendapat informasi yang belum jelas kebenarannya,” paparnya. (yna)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.