Jagalah Marwah ASN Kota Tasik dengan Disiplin!

51

BUNGURSARI – Wali Kota Tasikmalaya Drs H M Yusuf menekankan para lurah dan camat untuk meningkatkan kedisiplinan demi menjaga marwah aparatur sipil negara (ASN) di mata masyarakat.

“Misalnya tanda jabatan harus digunakan. Karena selain kepala daerah, hanya camat dan lurah, ASN yang diberi tanda tersebut. Jangan seolah malu menggunakannya,” ungkap Yusuf usai memberikan materi pada Pembinaan Penyelenggaraan Kecamatan dan Kelurahan di Aula Bale Kota, Rabu (21/11).

Menurutnya, camat dan lurah merupakan ujung tombak pemerintah yang berada di setiap wilayah. Menjadi mata dan telinga pemerintah daerah. Sehingga diharapkan gerak langkah dan perilaku mereka dipertanggungjawabkan. “Tadi saya lihat beberapa masih ada yang tidak pakai tanda jabatan tersebut. Harus tahu itu kedisiplinan diri. Di samping saya juga sampaikan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri supaya bisa menjadi perhatian bersama,” tuturnya.

Pihaknya berkomitmen untuk mengawasi pelaksanaan kedisiplinan di setiap instansi. Terutama kecamatan dan kelurahan dalam hal absensi, pemberian punishment dan reward bagi para pegawai. “Anggaran kita kan berbasis kinerja, sehingga ketika kinerja baik kita harus apresiasi lewat reward. Nah, ini sedang kita olah supaya reward dan punishment berjalan baik,” terang Yusuf.

Dia menambahkan ke depan dana kelurahan akan dikucurkan dari APBD 2019. Maka dari itu, Yusuf meminta anggaran yang digulirkan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat terutama pembangunan di wilayah kelurahan. “Nanti kan mereka (Lurah, Red) akan menjadi Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Oleh sebab itu, kita berikan stretching sekarang supaya mereka siap ke depannya,” tutur dia. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.