Jalan HZ Akan Ditutup, Jadi Lokasi Pergantian Malam Tahun Baru

1792
0
AKAN DITUTUP. Jalan HZ Mustofa akan ditutup saat malam pergantian tahun baru dari Selasa (31/12) sore sampai Rabu (1/1/2020) dini hari. RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA

CIHIDEUNG – Malam tahun baru diprediksi akan meningkatkan aktivitas masyarakat di jalan-jalan pusat Kota Tasikmalaya. Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya berencana menutup Jalan HZ Mustofa.

Kepala Seksi Dalops Dishub Kota Taskmalaya Endang Suryana mengatakan seperti tahun-tahun sebelumnya, Jalur HZ Mustofa dari mulai Taman Kota sampai Tugu Asmaul Husna akan ditutup, karena kawasan tersebut akan menjadi pusat kegiatan masyarakat menyambut pergantian tahun.

“Jadi HZ akan kita sterilkan dari kendaraan,” ujarnya kepada Radar, Kamis (26/12).

Penutupan jalur pusat kota itu akan dilakukan sejak Selasa (31/12) sore, sekitar pukul 17.00 sampai Rabu (1/1/2020) dini hari. Dengan demikian, akses kendaraan hanya diperuntukkan bagi yang keluar dari Jalur HZ Mustofa. “Kita harapkan lewat pukul 19.00 jalur sudah steril dari kendaraan,” tuturnya.

Untuk kendaraan yang berada di wilayah dr Soekardjo dengan tujuan HZ Mustofa (dua jalur), kata Endang, bisa melalui Jalan Pasar Wetan. Begitu juga dari arah sebaliknya mengingat Jalan Pasar Wetan berlaku dua arah di malam hari.

Ada pun titik trouble diprediksi berada di Kawasan Taman Kota dan Alun-alun. Dua lokasi itu biasanya menjadi tempat tujuan warga untuk menyambut tahun baru di tempat terbuka. “Dua lokasi itu diprediksi akan dipenuhi warga yang nongkrong dan jalan-jalan,” katanya.

Untuk wilayah Taman Kota, kata Endang, Jalur Yudhanagara akan diupayakan terus bergerak, sehingga penumpukan kendaraan tidak berlangsung parah.

“Kita koordinasi dengan kepolisian untuk melakukan pengaturan lalu lintas semaksimal mungkin di kawasan itu,” tuturnya.

Jalan di seputaran Alun-alun, kata Endang, diprediksi akan mengalami penumpukan kendaraan. Untuk itu, pihaknya merencanakan penutupan arus di Jalan Cimulu ke arah Jalan Merdeka. “Crowded tetap sangat mungkin terjadi, tapi setidaknya jalan sudah kita satujalurkan. Jadi tidak beradu,” terangnya.

Ketika memang ada perubahan, petugas di lapangan, kata dia, akan memberikan arahan kepada para pengguna jalan, sehingga kemacetan tidak berlarut semakin parah.

“Tanya saja atau ikuti arahan petugas di lapangan demi kondusifitas jalur,” ujarnya. (rga)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.