Jalan Mangin Gelap, Rawan Begal

145
WASPADA. Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalur Mangkubumi - Indihiang (Mangin) banyak yang mati sehingga jalur ini gelap gulita saat malam. Para pengendara harus waspada bila melintasi jalan ini di malam hari.

MANGIN – Banyaknya penerangan jalan umum (PJU) yang mati membuat jalur Mangkubumi—Indihiang (Mangin) rawan kejahatan. Matinya PJU itu bukan hanya karena kabel listrik yang putus. Tetapi juga akibat sensor PJU dimaling.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tasikmalaya H Aay Zaini Dahlan menjelaskan sepanjang jalur Mangin sudah dipasang PJU. Namun memang ada PJU-PJU yang mati. Penyebabnya beragam. Ada sensor PJU yang dimaling sehingga lampunya tidak menyala. Ada pula kabel listriknya yang putus akibat tertabrak mobil besar. “Itu (kabel tertabrak, Red.) baru beberapa hari lalu dan pihak perusahaan siap bertanggung jawab,” terangnya kepada Radar, Minggu (23/12).

Sementara itu, Rabu (19/12) malam, kejahatan terjadi di Jalan Mangin. Salah seorang ojek online (ojol) menjadi korban pembegalan. Beruntung aksi pelaku digagalkan oleh sejumlah masyarakat yang saat itu berdatangan.

Ketua Komunitas Ojol Elegan Yadi Suryadi (39) menilai jalan Mangin merupakan salah satu jalur rawan. Khususnya di wilayah Bungursari menuju terminal Indihiang yang sepi dan gelap. “Menurut saya itu sudah menjadi jalur merah,” ungkapnya kepada Radar, Jumat (21/12).

Salah seorang anggotanya Wawan Setiawan (39), warga Lengkong menjadi korban pembegalan pada Rabu malam. Saat itu dia sedang mengantar makanan. “Di tengah perjalanan (Jalan Mangin) ada orang yang ikut numpang,” tuturnya.

Namun tidak lama kemudian, orang tersebut berusaha merebut HP milik Wawan. Saat itu, korban berusaha mempertahankan HP-nya dan kabur menjauhi pelaku. Tanpa disangka datang tiga motor dan satu mobil mengejarnya.

Wawan terjatuh setelah diserempet oleh mobil. Salah seorang pelaku mengeluarkan balok kayu dan memukul tubuh Wawan tepatnya di bagian dada. Beruntung ada warga yang melihat dan meneriakinya begal. “Selanjutnya komplotan begal itu melarikan diri,” tuturnya.

HP dan sepeda motor Wawan gagal diambil pelaku. Namun sedikit banyak kejadian itu memberikan efek trauma. Wawan sempat dilarikan ke rumah sakit dan saat ini kondisinya sudah pulih. Diharapkan kejadian serupa tidak terulang kembali. “Mudah-mudahan tidak terjadi lagi,” katanya.

Tokoh Pemuda Bungursari Asep Depo mengatakan Jalan Mangin memang tergolong rawan kejahatan. Hal itu dikarenakan kondisi Mangin yang sepi dan jauh dari pemukiman. “Apalagi sebagian PJU di Mangin itu kondisinya sudah lumayan lama mati, jadi jalur yang mau ke terminal itu gelap,” terangnya.

Pihaknya meminta pemerintah bisa memberikan perhatian dengan memperbaiki PJU yang sudah dipasang dengan anggaran yang tidak kecil. Di tambah, aparat ke­po­lisian pun harus lebih intens melakukan patroli ke jalur Mangin.

“Apalagi ada informasi Jalan Ma­n­g­in itu di­man­faatkan PSK untuk mangkal,” ung­kapnya. (rga)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.