Jalan Sewaka Kota Tasik Rawan Kejahatan, Terakhir Warga Kawalu Jadi Korban

443
0
IST MENJENGUK. Anggota DPRD Kota Tasikmalaya H Denni Romdony (kaos merah) mendampingi adiknya saat mendapat penanganan medis di IGD RSUD dr Soekardjo, Selasa (28/4).

TASIK – Ak­si kejahatan bisa menimpa siapa sa­ja dan dimana saja, terlebih di kawasan rawan. Se­­perti yang menimpa Asep Nurdiana (53) yang merupakan Ketua PAC PDI Perjuangan Ke­ca­matan Kawalu Kota Tasikmalaya, Selasa (28/4).

Insiden tidak terduga itu dialami Asep, ketika pulang dari Sekretariat DPC PDI Perjuangan di Linggajaya Kecamatan Mangkubumi.

Baca juga : Pemkot Tasik Berupaya Tekan Sebaran Corona, Sejumlah Warga Masih Abai

Warga Cicariang Kersamenak Kecamatan Kawalu itu menggunakan rute Jalan Sewaka.

Sekitar pukul 01.45, Asep melintas di kawasan sewaka yang sepi dan melihat ada seseorang di pinggir jalan.

Karena berpikir pria itu akan menyeberang Asep pun memelankan laju sepeda motornya.

Tanpa diduga, pria misterius itu menegaskan senjata tajam ke arahnya dan mengenai area jari tangan kirinya yang sedang memegang stang.

Asep sempat terkaget, namun tetap bisa mengendalikan laju kendaraan.

Dengan tangan yang terluka, dia tetap melanjutkan perjalanan hingga Pos Polisi simpang Cisumur. Dia pun mengabari keluarganya terkait kondisi dan kejadian yang menimpanya.

Asep pun dibawa ke IGD RSUD dr Soekardjo untuk diberi perawatan medis.

Kakak Asep, H Denni Romdony mengaku kaget saat diberitahu adiknya diserang seseorang. Dia pun langsung datang ke rumah sakit untuk melihat kondisi Asep. “Jarinya saja yang kena, tapi lumayan parah,” ungkap pria yang juga anggota DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi PDI Perjuangan itu.

Dari perbincangan dengan adiknya, kata Denni, adiknya tersebut sempat berbalik mencari pelaku.

Akan tetapi, pelaku sudah kabur tanpa jejak, sehingga dia tetap memacu sepeda motornya sampai ke lokasi yang dinilai aman.

“Yang dilihat adik saya pelaku hanya sendiri dan tidak kelihatan ada motor di sana, bisa jadi ada temannya yang lain tapi sembunyi,” tuturnya.

Namun, kata Denni, tidak ada barang berharga yang diambil pelaku.

Tapi kemungkinan besar pelaku mengincar sepeda motor adiknya. “Kayaknya sih begal yang mengincar motor, tapi gagal,” terangnya.

Baca juga : Tasikmalaya Jadi Wilayah Tanpa Kereta Api

Asep sendiri Selasa pagi, sudah dibawa pulang ke rumahnya. Rencananya keluarga akan mengupayakan pengobatan tulang karena cedera yang dialami Asep cukup serius. “Rencananya mau dibawa ke dokter spesialis ortopedi,” katanya.

Terpisah, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya Muslim MSI mengaku prihatin dengan apa yang dialami kadernya.

Dia pun menyempatkan diri menengok Asep di rumahnya. “Kaget saya waktu dikasih tahu Ketua PAC diserang,” tuturnya.

Politisi yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya itu berharap kejadian ini bisa menjadi perhatian baik aparat kepolisian juga pemerintah.

Supaya kejadian serupa tidak terulang dan menimpa yang lainnya. “Karena kawasan itu kan lumayan sepi dan gelap, jadi rawan,” katanya.

Sependapat dengan Denni, Muslim pun menilai insiden itu merupakan percobaan pencurian dengan kekerasan.

Pelaku mengincar sepeda motor Asep, namun gagal dilakukan. “Sepertinya dia mau mengambil motor korban, tapi tidak berhasil,” pungkasnya. (rga)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.