Jalan Sodonghilir-Pamijahan Tasik Retak-retak, Warga Resah

580
0

SODONGHILIR – Hujan yang mengguyur Desa Sodonghilir Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya, selama dua hari berturut-turut, membuat badan jalan kabupaten menuju Karangnunggal itu retak-retak.

Jalan yang sudah diaspal tersebut, juga mengalami penurunan permukaan beberapa centimeter.

Warga khawatir, retakan jalan tersebut bisa memicu longsor. Terlebih jalan penghubung kecamatan itu menjadi jalan utama penghubung dari Sodonghilir ke wilayah Pamijahan, Karangnunggal dan Cipatujah.

“Sejak dua hari lalu, intensitas hujan di Sodong sangat deras hingga sungai banjir, kolam iklan banyak yang jebol. Yang paling parah, badan jalan raya sebelum kantor PLN menuju Kampung Datarjeruk kondisinya retak-retak,” kata warga Desa Sodong Hilir, Aa Heri Nurjaman, Jumat (19/7).

Kondisi saat ini jelas Aa, kendaraan terpaksa tetap meluntasi jalan yang retak tersebut, meski ancaman resikonya tinggi.

Tak ada pilihan lagi, kata dia, pengendara sepeda motor maupun mobil dari arah Datar Jeruk tetap harus melalui jalan tersebut untuk tiba di terminal Sodong Hilir.

“Khawatir terjadi longsor yang lebih parah, resikonya jalan ini akan putus tidak bisa dilalui lagi kendaraan. Kemudian ada pemukiman juga sekitar 10 meter dari titik lokasi retakan,” ungkapnya.

Warga lainnya, Abah Ade berharap pemerintah Kabupaten Tasikmalaya khususnya Dinas Pekerjaan Umum segera mengecek lokasi retakan jalan dan menanganinya untuk mencegah hal buruk terjadi.

“Kami berharap kerusakan jalan ini segera ditangani dan diperbaiki karena jika dibiarkan maka khawatir kerusakan ini akan mengancam keselamatan pengendara dan warga sekitar,” katanya.

Saat ini warga yang berada di lokasi jalan retak memasang batang kayu dan karung plastik sebagai tanda waspada bagi pengendara yang hendak melintasi jalan tersebut.

Kepala Desa Sodonghilir Lilis Khoirotul Arifin mengatakan, jalan itu merupakan akses penting bagi warga desa Sodonghilir dan desa-desa sekitarnya.

Jika tidak segera diperbaiki maka akan mengganggu juga pada perekonomian masyarakat.

“Jalan ini merupakan jalan kabupaten, juga merupakan jalan akses penghubung menuju ke kecamatan lain yaitu kecamatan Parungponteng dan Karangnunggal,” ujarnya.

“Untuk ke jalur timur menuju Objek Wisata Pamijahan. Jika tidak segera di tanggulangi takutnya akan memutus akses dan menghambat perekonomian masyarakat. Saya harap Dinas PU dapat segera menindaklanjuti,” sambung Lilis.

(Cecep Herdi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.