Jalur Bungbulang-Garut Lumpuh Tertimbun Longsor

241
0
Humas Polres Garut LONGSOR. Anggota polisi mengecek tebing yang longsor di Kecamatan Pamulihan Jumat (6/3). Material longsor sempat menutup jalur utama penghubung Garut-Bungbulang.

PAMULIHAN – Tebing setinggi puluhan meter di Desa Pekenjeng Kecamatan Pamulihan longsor. Material longsor menutup jalan utama penghubung Garut-Bungbulang Jumat (6/3) pagi.

Akibatnya, jalan utama tersebut tidak bisa dilintasi kendaraan. Material berupa tanah setinggi tiga meter dengan lebar 50 meter masih menutupi badan jalan. “Kalau korban jiwa tidak ada. Karena tidak ada rumah di sana. Hanya memutus jalan saja,” ujar Kapolsek Pamulihan Iptu Saep Balya saat dihubungi Rakyat Garut, kemarin.

Baca juga : Pemuda Garut yang Terciduk Satlantas Polres Tasik Kota Ternyata Usai Maling Motor di 2 Tempat

Dia mengatakan peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 05.30. Saat itu hujan deras selama dua hari terus mengguyur wilayahnya. Akibat intensitas hujan tinggi, diduga tanah menjadi labil. Sehingga tebing longsor. “Longsoran dari tebing di sisi kanan jalan,” katanya.

Menurut dia, longsor memang tidak langsung terjadi besar, tetapi secara perlahan dari beberapa hari sebelumnya. “Saat ini (kemarin, Red)kendaraan tidak bisa melintas jalan tersebut. Kami arahkan ke jalur alternatif, sambil menunggu jalur dibersihkan,” ujarnya.

Alat berat pun diturunkan untuk segera membersihkan material tanah dan batu yang menutupi jalan. “Dari Desa Pakenjeng maupun Desa Pananjung bisa mempergunakan jalan provinsi yang menuju ke Garut maupun ke arah Bungbulang. Serta alternatif dari Desa Garumukti dan Desa Linggar Jati bisa menggunakan jalan kabupaten ke arah Bungbulang,” ucapnya.

Loading...

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Garut Tubagus Agus Sofyan mengatakan sebelum kejadian, pada Kamis (5/3) terjadi angin kencang dan longsor di Kecamatan Samarang dan Bungbulang. Akibatnya tiga rumah rusak dan satu rumah terancam longsor. “Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi akibat kerusakan bangunan rumah,” ujarnya kemarin.

Ia menyebutkan dua rumah warga yang rusak tertimpa pohon akibat angin kencang terjadi di Desa Margalaksana, Kecamatan Bungbulang dan satu rumah rusak tertimbun longsor di Kampung Ciwedang Desa Padamulya Kecamatan Pasirwangi.

“Pemilik rumah yang rumahnya tertimpa longsor maupun terancam di Pasirwangi sementara diungsikan ke rumah tetangga,” katanya.

Berdasarkan laporan yang diterima BPBD Garut, terdapat 11 kecamatan yang dilanda bencana longsor dan angin kencang. “Angin kencang itu menyebabkan banyak pohon roboh lalu menimpa rumah, jalan hingga fasilitas umum,” terangnya.

Ia menambahkan longsor juga menimpa bangunan sekolah di Kecamatan Pamulihan. Akibatnya sekolah tersebut tidak bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.