Material Longsoran Dibersihkan, Pengguna Jalan Diminta Waspada

Jalur Garut-Bandung Sempat Lumpuh

38
LONGSOR. Jalan penghubung Kabupaten Garut dengan Bandung tepatnya di Kampung Ciwaru Desa Sukamulya Kecamatan Talegong tertimbun longsor Rabu malam (9/1). Akibatnya jalan alternatif tersebut sempat tidak bisa dilalui kendaraan.

TALEGONG – Jalur alternatif menuju Kabupaten Bandung, tepatnya di Kampung Ciwaru Desa Sukamulya Kecamatan Talegong tertimbun longsor Rabu malam (9/1). Akibatnya, jalan penghubung dua wilayah ini sempat lumpuh. Tidak bisa dilewati kendaraan.

Komandan Koramil Cisewu Kapten Inf Hariyanto mengatakan longsor terjadi ketika hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sekitar pukul 20.30.

“Lokasi longsor ini berada dekat dengan perbatasan, dekat dengan Kecamatan Pangalengan, Bandung,” ujarnya saat dihubungi Rakyat Garut, Kamis (10/1).

Mengetahui peristiwa itu, pihaknya bersama kepolisian dan pemerintah setempat membersihkan material longsor setinggi 1,5 meter yang menutupi jalan.

“Pembersihan kami kerahkan alat berat milik Dinas PUPR yang di Cisewu,” terangnya.

Kemarin sore, jalan sudah kembali bisa dilalui kendaraan. Meski begitu dirinya mengimbau seluruh pengguna jalan selalu berhati-hati ketika melewati jalur tersebut.

“Sekarang hujan terus ditakutkan ada longsor susulan. Kami sarankan jangan dulu melewati wilayah ini karena rawan longsor,” paparnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut Dadi Djakaria menuturkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Lokasinya jauh dari perkampungan penduduk. “Hanya sempat menutup jalan saja, sekarang sudah lancar,” katanya.

Kemarin, pihaknya sempat menutup jalur alternatif menuju Kabupaten Bandung tersebut. Itu dilakukan sebagai antisipasi karena kondisinya masih rawan. “Kami tutup dulu sampai kondisi jalan aman untuk dilintasi kendaraan,” paparnya.

Pihaknya pun terus melakukan normalisasi lokasi kejadian dan melakukan antisipasi longsor susulan. “Penutupan jalan ini paling sampai sore ini (kemarin). Jalan ini bisa dilalui kendaraan lagi,” paparnya.

Meski nanti dibuka, dirinya mengimbau pengguna jalan agar waspada mengingat masih terdapat sisa lumpur pada permukaan jalan.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut AKP Rizky Adi Saputra mengatakan kejadian itu tidak terlalu berdampak kepada arus lalu lintas dari Talegong menuju Bandung. Mengingat bukan jalan utama, melainkan jalur alternatif. “Itu adalah jalan alternatif penghubung antar kecamatan,” katanya.

Dia meyakinkan saat ini jalan sudah dapat dilalui kendaraan. Namun, dia mengimbau pengguna jalan dapat meningkatkan kewaspadaan saat hujan turun, terutama saat melintasi jalan berbukit. (yna)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.