Jalur Selatan Sempat Lumpuh Sembilan Jam

77
0
KEMBALI NORMAL. Kereta Api (KA) Lodaya Bandung-Solo melintas di kawasan Burujul Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya,Kamis (30/5). RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA

TASIK – Kereta Api (KA) Lodaya tambahan Bandung – Solo anjlok di wilayah Garut dan membuat sejumlah perjalanan terlambat. Saat ini, kecepatan kereta dibatasi 10 km/jam ketika melintas di jalur bekas anjlokan.

Sebagaiaman diketahui, Kereta tambahan Lodaya tersebut anjlok Rabu sekitar pukul 16.30. Hal ini membuat perjalanan kereta di jalur selatan terhambat. Sehingga sempat lumpuh sekitar 9 jam, hal ini membuat 7 kereta api harus mengubah pola perjalanan melalui lintas utara. Dari Purwakarta kereta mengambil rute ke Stasiun Cirebon-Purwokerto–Kroya dan kembali ke jalur selatan.

Soal penyebab anjloknya kereta, Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung Noxy Citrea mengaku perlu penyelidikan lebih lanjut. Namun demikian Kamis dini hari (30/5) jalur tersebut sudah aman untuk dilintasi. “Pukul 01.45 sudah bisa dilewati,” ujarnya.

Tetapi kereta yang melintasi bekas anjlokkan harus membatasi kecepatan tidak melebihi 10 km per jam. Hal itu, untuk mencegah terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan dan menjamin keamanan penumpang. “Supaya berjaga-jaga, demi keselamatan penumpang,” katanya.

Memasuki masa mudik ini, PT KAI memprediksi adanya peningkatan penumpang sebanyak 6 persen dari tahun sebelumnya. Hal ini karenakereta tambahan dengan kapasitas yang lebih banyak. “Tahun ini diprediksi akan ada sekitar 1.156.060 penumpang dari Daop 2, tahun lalu jumlahnya hanya 1.080.527 penumpang saja,” ujarnya.

Sementara itu, arus mudik di jalan raya pun kemarin sudah mulai terlihat. Banyak pengendara mobil dan motor dari arah barat dengan membawa barang-barang layaknya pemudik.

Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota AKP Andrianto mengatakan arus mudik sudah bisa dilihat di jalur wilayah hukumnya. “Sudah kelihatan makin banyak, didominasi sepeda motor,” ujarnya.

Pihak kepolisian sudah menyiagakan personel di pos-pos yang sudah didirikan guna mengamankan jalur. Untuk itu pihaknya meminta pengendara supaya tetap berhati-hati khususnya ketika melintas di Jalur Gentong. “Kita lakukan pengamanan, tapi pengendara juga harus hati-hati supaya tetap aman dan lancar,” pungkasnya. (rga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.