Jalur Tasik-Pangandaran Via Cineam Tertutup Longsor, 70 KK Terisolir

115
1
radartasikmalaya.com
Kapolresta Tasik, AKBP Doni Hermawan turun langsung menyingkirkan material longsor yang terjadi di Cineam, Kamis (21/01) sore. istimewa for radartasikmalaya.com
Loading...

KABUPATEN TASIK – Curah hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tasikmalaya, kembali menyebabkab bencana tanah longsor, Kamis (21/01) pagi.

Longsor ini menutup ruas jalan altenatif Tasikmalaya-Pangandaran di daerah Kampung Cimandar Desa Cisarua Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasik.

Akibatnya jalur tersebut tidak bisa dilalui kendaraan.

Aparat Polresta Tasik, BPBD, TNI dan para relawan hingga Kamis sore berusaha melakukan evakuasi material longsor.

Pasalnya, selain membuat jalan tertutup, sekitar 70 Kepala Keluarga (KK) juga terisolir akibat akses tertutup longsor.

loading...

Material longsor itu berasal dari tebing setinggi 25 meter.

Selain itu, sekitar satu hektare sawah yang siap panen tertimbun material longsor.

Lebar material longsor itu sekitar 25 meter dengan tinggi 4 meter.

Tim gabungan pun hingga Kamis sore terpantau terus berupaya membersihkan material longsor dengan alat manual.

Pasalnya, alat berat tidak bisa masuk ke lokasi longsor.

Kapolsek Cineam, Polresta Tasik, AKP Semiyono mengatakan, longsor yang terjadi pada Kamis dini hari tersebut, menutup badan jalan setinggi 4 meter dengan lebar 25 meter.

“Alat berat tidak memungkinkan mencapai lokasi karena jalur masih tertutup longsor di beberapa titik,” ujar Kapolsek kepada wartawan.

Dia menambahkan, di Desa Cisarua ini terdapat dua titik longsoran. Namun di titik lain itu longsor terjadi tidak begitu besar.

Hingga saat ini, petugas masih berupaya menyingkirkan material longsor itu agar warga yang terisolasi bisa melintas ke jalan tersebut.

“Guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, kendaraan taktis rescue milik Sabhara¬†Polresta Tasik¬†disiagakan di lokasi longsor karena curah hujan di wilayah Cineam,” tambahnya.

Kapolresta Tasik, AKBP Doni Hermawan pun sempat turun ke lokasi meninjau dan turut melakukan evakuasi material longsor dengan alat seadanya.

“Jadi ada 2 titik longsor yang terjadi di sini. Yaitu di Desa Sindangsetra sepanjang 200 meter. Penyingkiran material sedang dikerjakan,” katanya.

Sementara ini di lokasi tersebut, jelas Doni, material longsor tingginya tinggal 3 meteran lagi. Tapi ketebalannya masih 5 meteran.

“Sedang diupayakan. Sedangkan satu titik lagi di Cimandar sudah selesai dan sudah bisa dilalui kendaraan. Jadi hanya tinggal satu titik saja,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.