Jam 09, Ngaku dari Dinas Bina Marga, Komplotan Rampok Gasak Rp25 Juta & 313 Gram Mas Milik Warga Mangkubumi Kota Tasik

90
0

KOTA TASIK – Kasus perampokan siang bolong kini kembali terjadi di Kota Tasikmalaya. Informasi yang radartasikmalaya.com himpun, kasus perampokan siang hari ini terjadi Selasa (26/11).

Perampoknya sebanyak 6 orang. Saat itu para pelaku beraksi di sebuah rumah di Jalan AH Nasution, Mangkubumi.

Dalam kejadian ini, pemilik rumah mengalami kerugian materil berupa emas sebanyak 313 gram dan uang tunai senilai Rp 25 juta.

Modusnya, salah seorang dari kawanan rampok itu mengaku sebagai pegawai Dinas Binamarga yang akan membuat saluran air.

“Kejadiannya sekitar pukul 09.00. Masih pagi. Pelakunya 6 orang menggunakan 3 motor. Saat itu yang ada di rumah orang tua saya dan bibi yang ngasuh anak saya,” ujar Panji, anak korban kepada wartawan, Jumat (29/11).

“Dari 6 pelaku itu, 3 orang stand by di motornya masing-masing. Kemudian posisi parkirnya motor itu juga misah-misah tidak berdekatan. Ada yang depan rumah, ada yang di jalan raya dan ada yang diantara rumah dan jalan raya,” sambungnya.

Loading...

Terang dia, 1 pelaku yang ngaku dari Dinas Binamarga terus ngajak berbicara. Sedangkan 3 orang lainnya masuk ke dalam kamar dan menggasak barang-barang berharga miliknya.

“Jadi memang saat itu yang ada di rumah orang tua dan bibi saja. Pelaku memang mengalihkan perhatiannya kepada para penghuni rumah. 1 orang pelaku yang mengeksekusi barang berharga,” terangnya.

Dia mengakui yang dibawa para perampok itu berupa uang dan perhiasan. Bahkan aksi para pelaku terekam CCTV.

“Uang kurang lebih sekitar Rp 25 jutaan dan perhiasan sebanyak 313 gram. Itu semua milik orang tua saya. Pelaku masuk ke kamar. 1 kamar diacak-acak. Tapi tak ada tindakan kekerasan apapun, atau pemaksaan apapun,” bebernya.

Dia menambahkan, orang tuanya baru sadar ada emas dan uangnya hilang digasak perampok saat pelaku yang mengaku petugas Dinas Binamarga pergi meninggalkan rumah.

“Orang tua saat masuk kamar kaget. Ternyata kamar sudah acak-acakan. Jadi penghuni rumah perhatiannya teralihkan karena diajak ngobrol 2 pelaku. Orang tua saya juga tak ingat ada seorang pelaku yang masuk kamar,” tambahnya.

Pihak keluarga telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Mangkubumi. Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Dadang Sudiantoro membenarkan kejadin tersebut.

“Saat ini kasusnya masih lidik kang. Perampokannya apakah terencana atau tidak, kami belum bisa menyimpulkan,” jelasnya yang dihubungi radartasikmalaya.com melalui pesan singkat, Jumat (29/11).

(rezza rizaldi / radartasikmalaya.com).

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.