Jam Besuk Lapas Garut Diganti dengan Video Call

34
0
VIDEO CALL. Lapas Garut sediakan layanan video call untuk warga binaan. Layanan ini menjadi alternatif bagi warga binaan untuk bersilaturahmi dengan keluarga sembari mencegah penularan Covid-19. Yana Taryana / Radar Tasikmalaya

BANYURESMI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Garut memberikan layanan video call untuk para warga binaan atau narapidana di Lapas tersebut.

Layanan video call ini diberikan untuk menggantikan layanan besuk yang tidak diberlakukan selama pandemi Covid-19.

“Layanan video call ini sudah diberlakukan semenjak adanya Covid-19. Ini sesuai instruksi dari Kemenkum HAM,” ujar Kepala Lapad kelas II B Garut, RM Kristyo Nugroho kepada wartawan di kantornya, Kamis (31/12/2020).

Kristyo menerangkan, layanan ini disediakan secara gratis. Dengan layanan ini, warga binaan bisa bertatap muka dengan keluarganya melalui layanan video call Whatsapp. “Layanan ini gratis, tanpa biaya,” ujarnya.

Menurut dia, layanan video call ini merupakan inovasi Lapas Garut dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat terutama yang akan membesuk narapidana di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga : Penganiaya ABK di Garut Ditangkap Polisi, 5 yang Terjun ke Laut Masih Dicari

Dengan adanya layanan video call ini, maka masyarakat tidak perlu datang ke Lapas, video call ini bisa dilakukan di rumah.
“Jadi pihak keluarga yang ingin ngobrol dengan warga binaan, tinggal daftar dulu ke operator yang ada di Lapas, nanti bisa langsung disambungkan,” terangnya.

Kristyo menerangkan, layanan ini menjadi alternatif bagi warga binaan untuk bersilaturahmi dengan keluarga sembari mencegah penularan Covid-19.

Layanan ini, tersedia selama lima hari yakni Senin-Kamis dan Sabtu. Layanan ini dibuka dari pukul 09.00 sampai pukul 12.00. Layanan kembali dibuka saat siang hari pukul 13.00 sampai pukul 14.00. “Satu orang kita beri waktu 15 menit untuk melakukan video call ini,” ujarnya.

Kristyo menerangkan, selama masa pandemi Covid-19, Lapas Kelas II B Garut memperketat pengamanan, terutama pengawasan menyangkut kesehatan dan keselamatan sejumlah narapidana.

Pola pengamanan yang dilakukan saat ini yakni memperketat akses tatap muka para narapidana dengan dunia luar atau membatasi aktivitas bertemu antara pembesuk dengan para napi yang ada di dalam penjara.

Saat ini jadwal kunjungan atau jam besuk keluarga dan kerabat narapida di Lapas Garut ditiadakan. Pihak Lapas hanya menerima barang titipan yang dibawa oleh keluarga para narapidana. Itu pun dilakukan dengan pemeriksaan super ketat oleh petugas, termasuk menerapkan protokol kesehatan.

Untuk sejumlah kegiatan yang selama ini biasa melibatkan orang dari luar Lapas, seperti pesantren kini ditiadakan.

Sementara di dalam area lapas para napi tetap diberikan kesempatan untuk melaksanakan rutinitas seperti biasanya, hanya saja mereka dila­rang berkerumunan.

“Protokol Covid-19 wajib dilaksanakan. Semua petugas juga harus mematuhi,” pa­parnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.