Jamin Pelipat Surat Suara Tak Berbau Parpol

11
BUKTI. Ketua KPU Kota Tasikmalaya menunjukkan surat pernyataan dari petugas pelipat surat suara (PSS) yang mengaku bukan merupakan anggota parpol, Selasa (12/2).RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA

TAWANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tasikmalaya menegaskan petugas pelipat surat suara (PSS) yang direkrut bukan anggota partai politik (parpol). Adapun, PSS yang tercatat di Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) belum bisa dipastikan merupakan anggota parpol.

Ketua KPU Kota Tasikmalaya Ade Zaenul Mutaqin menyebutkan petugas PSS yang tercatat di Sipol membantah sebagai anggota parpol. Bantahan tersebut juga dikuatkan dengan tanda tangan yang bersangkutan di atas meterai. Dengan begitu, KPU pun mempercayai orang tersebut sebagai korban pencatutan. “Saya kira kalau dia anggota parpol tidak akan berani membuat pernyataan dengan meterai seperti ini,” ujarnya.

KPU juga banyak menemukan masyarakat yang dicatut oleh pengurus parpol dan dimasukkan ke dalam data Sipol. Hal itu diketahui ketika KPU melakukan verifikasi ke lapangan. “Jadi bukan hanya satu dua, tapi banyak,” tuturnya.

KPU tidak punya kewenangan untuk mencoret nama-nama tersebut di data Sipol karena input data dilakukan oleh pengurus pusat. “Kita tidak punya kewenangan untuk menghapus di data Sipol,” katanya.

KPU juga sudah mengoordinasikan dugaan pencatutan nama warga menjadi anggota parpol ke parpol bersangkutan. Ade berharap pihak parpol mengoreksi data yang tertuang di Sipol.

Sebelumnya diketahui, Bawaslu menemukan ada petugas pelipat surat suara di wilayah Kecamatan Bungursari yang tercatat di data Sipol. Sementara, proses pelipatan surat suara sudah dimulai sejak Senin 11 Februari. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.